Menjaga Etika Permisi: Papua dan Modernitas Masyarakat Indonesia

  • 08 Apr 2026 03:26 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Di tanah Papua, etika permisi atau menghargai ruang orang lain adalah pondasi penting menjaga harmoni hubungan sesama. Permisi bukan hanya kepada manusia, tetapi juga kepada alam sebagai bentuk menghormati tanah dan alam.

Di banyak tempat di Papua, ada etika tidak tertulis untuk tidak berteriak sembarangan atau mengambil sesuatu tanpa izin. Apalagi saat berada di area yang dianggap sakral atau hutan milik adat tertentu. Seseorang diharuskan mengucapkan sesuatu sebagai tradisi atau tanda penghormatan.

Melansir https://www.literasiliwangi.com/, kehidupan sosial kini terasa asing, meskipun kita berada dalam kerumunan orang yang sangat banyak. Sangat ironis ketika predikat bangsa ramah, hilang hanya karena kita merasa malas untuk sekadar menyapa sesama manusia. Banyak orang mendadak menjadi pejuang privasi garis keras, hanya karena mereka enggan mengucapkan kata permisi secara tulus.

Padahal ucapan sederhana tersebut adalah kode etik manusiawi, agar kehadiran kita tidak dianggap sebagai gangguan bagi orang. Menjadi manusia modern, bukan berarti kita harus amnesia terhadap etika dasar yang telah diajarkan oleh para leluhur. Sangat aneh jika kita lebih takut terlihat tidak keren, daripada dianggap sebagai orang yang sama sekali tidak sopan.

Kita sering menghabiskan waktu demi penampilan fisik namun lupa untuk mempercantik lisan dengan kata-kata yang sangat santun. Membungkukkan badan sedikit saat lewat, tidak akan merusak harga diri atau membuat martabat jatuh seketika itu. Jangan sampai kita baru menyadari harga sebuah sapaan, ketika lingkungan sudah berubah menjadi sangat sunyi dan sepi.

Peradaban sebuah bangsa tidak hanya diukur dari gedung tinggi, melainkan dari kerendahan hati penduduk saat mereka saling berpapasan. Merawat kata permisi, adalah upaya menjaga kewarasan kita sebagai makhluk sosial di tengah dunia yang semakin sangat egois.

Lestarikan dan jaga etika permisi, agar tetap terjaga sebagai nilai sopan santun dari Indonesia. Mari kita mulai membiasakan kembali budaya tegur sapa, agar kehidupan bermasyarakat menjadi lebih hangat dan penuh makna.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....