Emoji Menangis Deras Jadi Favorit Pengguna Media Sosial
- 21 Agt 2026 20:43 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Emoji wajah menangis deras atau loudly crying face, menjadi emoji paling sering digunakan pengguna media sosial sepanjang 2025. Data Meltwater, menunjukkan emoji tersebut mencatat sekitar 814 juta penyebutan di berbagai platform media sosial selama periode pengamatan.
Angka tersebut menempatkannya di atas sejumlah emoji populer lain, termasuk api, hati, serta wajah dengan air mata bahagia. Meltwater menganalisis penggunaan emoji melalui lebih dari selusin platform, termasuk X, Reddit, Instagram, Facebook, dan Pinterest secara global.
Popularitas emoji menangis, menunjukkan perubahan cara masyarakat digital menyampaikan emosi melalui percakapan singkat tanpa harus menuliskan perasaan panjang. Emoji tersebut kini tidak selalu berarti kesedihan, tetapi juga dapat menggambarkan kelucuan, kegemasan, keterkejutan, atau perasaan sangat emosional.
Dalam percakapan daring, emoji menangis sering muncul ketika seseorang menemukan sesuatu yang dianggap lucu, menggemaskan, atau sangat menghibur. Pengguna juga memakainya sebagai respons terhadap situasi berlebihan, sehingga maknanya bergantung pada konteks percakapan dan hubungan antarpengguna digital.
Di Indonesia, emoji wajah menangis menjadi salah satu simbol yang dominan dalam komunikasi digital masyarakat sepanjang tahun 2025. Melansir Medcom, emoji tersebut digunakan sekitar 5,9 juta kali dalam percakapan digital masyarakat Indonesia sepanjang tahun.
Fenomena ini memperlihatkan, bahwa emoji telah berkembang menjadi bagian penting dari bahasa digital masyarakat saat berkomunikasi setiap hari. Simbol sederhana tersebut, membantu pengguna menyampaikan nuansa perasaan yang terkadang sulit dijelaskan hanya melalui rangkaian kata tertulis.
Menariknya, emoji yang sama dapat memiliki arti berbeda bergantung pada platform, budaya, usia, serta kebiasaan komunikasi penggunanya masing-masing. Karena itu, memahami konteks tetap penting, agar penggunaan emoji tidak menimbulkan salah tafsir dalam percakapan digital sehari-hari.
Popularitas emoji menangis menunjukkan, bahasa internet terus berkembang mengikuti cara manusia mengekspresikan humor, emosi, dan reaksi sehari-hari. Temuan ini menegaskan bahwa emoji bukan sekadar hiasan, melainkan perangkat komunikasi yang membantu memperkuat makna pesan digital online.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....