Makna Mendalam di Balik Lagu "Sesi Potret" Enau feat Ari Lesmana

  • 03 Jul 2026 02:33 WIB
  •  Jayapura
Poin Utama
  • Lagu "Sesi Potret" merupakan karya kolaborasi antara Enau dan Ari Lesmana yang sukses mencuri perhatian publik karena makna liriknya yang mendalam

RRI.CO.ID, Jayapura – Kolaborasi Enau bersama Ari Lesmana dalam lagu "Sesi Potret" sukses menyita perhatian publik lewat makna liriknya yang mendalam. Lagu ini menyajikan narasi emosional realitas para perantau yang kehilangan kesempatan terakhir menemui orang tercinta akibat keterbatasan ekonomi.

Dirilis pada akhir Januari 2026 lalu, lagu ini langsung melesat menempati posisi pertama dalam Top 100 Song Indonesia. Bahkan, terpantau pada YouTube Music Global Charts per 2 Juli 2026, telah diputar lebih dari 40 juta kali.

"Sesi Potret" seolah menjadi cermin kehidupan nyata bagi para perantau yang terpaksa menunda kepulangan demi tuntutan ekonomi. Bagian awal lirik lagu ini dengan gamblang menggambarkan potret pilu tersebut

"Tahun lalu berjuta alasanku, Maaf tak bisa pulang, penghasilanku pas-pasan, Kali ini sudah lumayan, dan tahun ini kubisa pulang, Tapi anehnya bukan kau yang menyambutku, Oh, ternyata kau yang lebih dulu pulang"

Lirik tersebut menyiratkan ironi yang mendalam. Ketika materi akhirnya berhasil dicukupi, waktu justru merenggut sosok yang paling ingin ditemui di kampung halaman.

Sementara itu, puncak emosional dari lagu ini terletak pada bagian chorus yang kini ramai berseliweran menjadi latar suara di berbagai media sosial

"Sesi potret yang selalu ku benci, Aneh rasanya kau tak disini, Susunan barisannya tak sama lagi"

Aktivitas foto keluarga yang biasa menjadi momen hangat dan bahagia, seketika berubah menjadi simbol duka. Kamera menangkap realitas yang telah berubah permanen sebuah ruang kosong dalam formasi foto yang tidak akan pernah bisa terisi kembali.

Melansir dari shoutbox.id, lagu "Sesi Potret" ini dinilai memberikan tamparan keras bagi pendengarnya untuk menurunkan ego sebelum terlambat. Karya ini hadir sebagai alarm pengingat agar kita tidak lagi menunda untuk mengekspresikan kasih sayang secara langsung kepada orang-orang terdekat, selagi detak waktu masih ada.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....