EP Gandhi Sehat Resmi Ditarik dari Peredaran

  • 14 Feb 2026 05:49 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Melansir hai_online, musisi cilik asal Sleman bernama Gandhi Sehat secara resmi menarik album pendek terbarunya dari platform digital. Keputusan mendadak tersebut diambil oleh pihak manajemen Jumat (13 Februari 2026), berselang satu pekan setelah karya tersebut rilis.

Lagu utama dalam album tersebut berjudul 'Cita-citaku Ga Jadi Polisi' yang diluncurkan tepat pada hari ulang tahun Gandhi. Karya seni ini hadir dalam format rekaman Extended Play (EP), untuk menggambarkan dunia imajinasi anak usia enam tahun.

Manajemen menegaskan, bahwa materi lagu tersebut murni lahir dari sudut pandang polos seorang anak kecil yang sangat lugu. Konsepnya sangat sederhana karena hanya merekam cara seorang bocah dalam memaknai impian masa depan, dengan gaya bicara spontan.

Namun distribusi album ini terpaksa dihentikan total, setelah muncul berbagai dinamika serta penafsiran beragam di tengah ruang publik. Pihak keluarga merasa perlu mengambil langkah tegas, guna menghindari kesalahpahaman yang semakin meluas terkait isi lirik lagu tersebut.

Seluruh konten video maupun audio, kini telah dihapus secara permanen dari akun sosial media serta kanal resmi mereka. Proses pembersihan dari berbagai layanan streaming memerlukan waktu beberapa hari, sampai semua materi benar-benar hilang secara menyeluruh nantinya.

Manajemen juga memberikan pernyataan bahwa penyebaran ulang konten di luar kanal resmi, bukan lagi menjadi tanggung jawab mereka. Mereka memohon kepada rekan media yang pernah memuat berita terkait, untuk segera menurunkan konten demi kenyamanan bersama.

Langkah berani ini diambil tanpa paksaan dari pihak manapun, sebagai bentuk tanggung jawab moral dari sang kreator sendiri. Upaya tersebut dilakukan, untuk memastikan tidak ada lagi persepsi negatif yang muncul akibat karya seni anak yang jujur.

Pihak manajemen Gandhi Sehat mengucapkan terima kasih mendalam, atas dukungan serta kerja sama semua pihak selama proses ini. Mereka berharap, masyarakat dapat memahami situasi sulit ini dan tetap menghargai privasi serta ruang tumbuh kembang sang anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....