Dari Warung Kecil ke Baitullah

  • 28 Apr 2026 16:39 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura — Di tengah ratusan calon jamaah haji yang bersiap berangkat ke Tanah Suci, langkah La Zainudin berjalan pelan namun penuh keyakinan. Di usianya yang 81 tahun, lelaki renta itu akhirnya menapaki jalan yang telah ia impikan selama belasan tahun. Dari sebuah warung kecil di depan rumahnya, La Zainudin mengumpulkan rupiah demi rupiah sejak 2014. Hasil berdagang sederhana itulah yang ia sisihkan untuk satu cita-cita besar, berhaji.

Ketika namanya diumumkan masuk daftar keberangkatan tahun ini, ia tak mampu menahan air mata.

Baginya, ini bukan sekadar perjalanan ibadah, melainkan jawaban atas doa yang disimpan lama. “Saya senang, bersyukur bisa jadi tamu Allah,” tuturnya penuh haru.

La Zainudin menjadi jamaah tertua dari Kota Jayapura tahun ini, sekaligus satu dari enam jamaah lanjut usia yang diberangkatkan.

Namun di barisan jamaah yang sama, berdiri seorang remaja 16 tahun dengan kisah yang tak kalah menyentuh.

Zakia, calon jamaah haji termuda asal Jayapura, berangkat bukan hanya untuk dirinya, tetapi membawa amanah sang ayah yang telah lebih dulu berpulang.

Keberangkatannya menggantikan ayah yang wafat menjadikan ibadah haji ini sarat makna. Ada bahagia yang menyelip di antara kehilangan.

Dengan mata berkaca-kaca, Zakia mengaku akan memanjatkan doa khusus untuk ayahnya saat tiba di Mekkah.

Di usia ketika banyak remaja seusianya masih sibuk mengejar mimpi, Zakia justru menapaki perjalanan suci sambil membawa rindu seorang anak kepada ayahnya.

Satu menunggu panggilan Allah lewat perjuangan belasan tahun, satu lagi menjawab panggilan itu sebagai amanah keluarga.

Dua kisah ini menjadi warna tersendiri dalam pelepasan 232 calon jamaah haji Kota Jayapura tahun 2026.

Di antara koper, pelukan keluarga, dan air mata perpisahan, kisah La Zainudin dan Zakia mengingatkan bahwa perjalanan ke Baitullah selalu menyimpan cerita tentang harapan, cinta, dan doa yang tak pernah putus.

Bagi sebagian orang, haji adalah perjalanan fisik menuju Tanah Suci.

Bagi La Zainudin dan Zakia, ini juga perjalanan hati.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....