Sejarah dan Kemuliaan Nabi Muhammad Saw
- 04 Mar 2026 12:49 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID,Jayapura - Melansir studioarabiya-com, bukti sejarah keberadaan Nabi Muhammad ditemukan melalui berbagai skrip teks serta beberapa prasasti Islam. Meskipun tidak ada bukti visual berupa foto, namun catatan sejarah kuno telah mengonfirmasi kehadiran beliau secara sangat nyata.
Al-Quran diyakini umat Islam sebagai firman Tuhan, namun terdapat kekeliruan jika menyebut Al-Quran sebagai kumpulan teks hadist. Sumber non Islam dari Bizantium dan Persia juga mencatat kehidupan beliau sebagai bukti kuat mengenai dampak pesan kenabian.
Dikisahkan bahwa Muhammad menerima wahyu pertama dan mulai berperan sebagai utusan Allah saat beliau memasuki usia 40. Kala itu Tuhan mengutus malaikat Jibril untuk mendatangi beliau, yang sedang menyendiri di dalam Gua Hira dekat Mekah.
Beliau tidak pernah bercita-cita menjadi nabi karena merasa sangat ketakutan saat pertama kali menerima wahyu di tempat tersebut. Setelah kejadian itu beliau segera pulang menemui Khadijah, untuk mencari ketenangan sebelum akhirnya mulai berdakwah kepada masyarakat luas.
Muhammad sempat merasa enggan berdakwah secara terbuka, karena adanya rasa takut akan menyinggung para penguasa di kota Mekah.
Namun perintah Allah mengharuskan beliau untuk mulai menyebarkan agama Islam meskipun harus menghadapi berbagai risiko serta tantangan besar.
Melansir bincangsyariah.com, Profesor Quraish Shihab menegaskan posisi Muhammad sebagai seorang nabi sekaligus juga manusia biasa. Sebagai manusia pilihan, beliau tetap merasakan lapar serta sakit layaknya orang lain dalam menjalani kehidupan sehari-hari di dunia.
Dalam syiarnya beliau menyerukan untuk menyembah satu Tuhan dan menghadapi pertentangan keras dari suku Quraisy di kota Mekah. Dengan pertolongan Allah, beliau berhasil menaklukkan kota tersebut dan meletakkan dasar agama Islam yang sangat kuat bagi pengikutnya.
Sebelum menjadi nabi, beliau merupakan seorang pedagang kafilah yang sangat sukses dan sangat dihormati oleh seluruh masyarakat Mekah. Sejak usia enam tahun, beliau sudah menjadi yatim piatu namun tumbuh menjadi pribadi jujur yang sangat luar biasa.
Berbagai wahyu dari Allah diterima, serta disaksikan para pengikut setia dan juga istri beliau yang bernama Aisyah. Keajaiban Al-Quran membuktikan kebenaran kenabian, karena beliau adalah seorang pedagang yang tidak bisa membaca atau bahkan menulis teks.
Inilah kemuliaan utama Nabi Muhammad, yang mampu melafalkan ayat suci yang diwahyukan secara langsung oleh Allah melalui malaikat. Ribuan tahun kemudian, fakta ini dikonfirmasi sebagai bukti ilham Ilahi dan bukan merupakan hasil dari kecerdasan pikiran manusia.
Salah satu mukjizat terpenting adalah peristiwa Isra Mikraj yang terjadi pada tahun 621 sebelum penanggalan Hijriah mulai digunakan. Malaikat Jibril membimbing beliau melakukan perjalanan malam menuju Yerusalem, dengan mengendarai seekor buraq yang mampu terbang sangat cepat.
Beliau memimpin shalat bersama para nabi terdahulu dan naik melintasi tujuh tingkat langit untuk menghadap kepada Allah Swt. Nabi Muhammad adalah rasul terakhir dalam urutan dua puluh lima nabi, yang wajib diimani oleh setiap umat Islam.