Pace Review Hadirkan Konten #PapuaPastiBisa untuk UMKM Asli Papua

  • 28 Sep 2026 00:05 WIB
  •  Jayapura
Poin Utama
  • Pace Review luncurkan gerakan #PapuaPastiBisa untuk bantu promosi gratis UMKM dan wirausaha asli Papua melalui akun TikTok dan Instagram @pacereview

RRI.CO.ID, Jayapura : Platform media sosial Pace Review resmi meluncurkan gerakan #PapuaPastiBisa untuk UMKM asli Papua. Gerakan ini digagas El Shaddai Sandhy Pustap, lewat akun TikTok dan Instagram @pacereview.

UMKM lokal di Tanah Papua kerap menghadapi tantangan dalam hal pemasaran dan publikasi produk. Pace Review, hadir memberi panggung promosi digital secara gratis bagi wirausaha asli Papua.

Ia dikenal sebagai Dosen Program Studi Manajemen Pemasaran di Universitas Cenderawasih, Jayapura. Akun @pacereview kini memiliki puluhan ribu pengikut dan ratusan ribu total suka.

Gerakan ini lahir, dari pengamatan langsung terhadap pelaku usaha kecil di Mimika dan Jayapura. Banyak pedagang dan pengrajin lokal memiliki produk berkualitas, namun sulit mengemas serta mempromosikan usahanya.

Pace Review merekam proses produksi, pelayanan, dan kisah perjuangan di balik setiap usaha lokal. Konten disajikan lewat format video pendek yang dinamis, interaktif, dan mudah dicerna penonton.

Pendiri Pace Review, El Shaddai Sandhy Pustap, saat melakukan pendokumentasian aktivitas wirausaha lokal masyarakat Papua di wilayah Timika . (Foto: Sandhy Pustap).

Pace Review identik dengan sosok penampil bermasker dalam setiap video di akun @pacereview. Langkah ini disengaja, agar sorotan tertuju pada penjual dan produk UMKM, bukan pada dirinya.

El Shaddai menyebut keterbatasan akses media membuat usaha lokal kalah bersaing dengan brand besar. Ia ingin membuka peluang lebih luas bagi wirausahawan asli Papua untuk dikenal publik nasional.

Beberapa UMKM yang diliput antara lain Magic Coffee di Sentani milik Meli Jikwa. Ada pula Roti Bakar Matoa di Jayapura yang dirintis Mena Setagi, siswa SMK asal Nabire.

Usaha Rotar NX di Padang Bulan dikelola Herry Nawipa, mahasiswa Fakultas Teknik Uncen. Kedai Daily Dose Timika milik Benny Noeni, turut menjadi salah satu UMKM yang diulas.

Sebagai akademisi pemasaran, El Shaddai memadukan pendekatan keilmuan dengan realitas lapangan secara langsung. Kunci keberhasilan UMKM digital, menurutnya, terletak pada penguatan merek lokal dan cerita yang autentik.

Hingga kini, playlist #PapuaPastiBisa telah memuat sedikitnya 15 video ulasan UMKM Papua. Warganet merespons hangat lewat komentar, pembagian ulang video, hingga pertanyaan lokasi usaha yang diliput.

Konten ini terbukti mendongkrak jumlah pengunjung dan penjualan di lapak-lapak UMKM yang diulas. Tim Pace Review juga aktif mengedukasi pelaku usaha soal kualitas produk dan standar pelayanan.

Ke depan, gerakan #PapuaPastiBisa diharapkan menjangkau lebih banyak wirausahawan di pelosok Papua. Pace Review, berkomitmen menjadi media independen yang menyuarakan karya dan perjuangan wirausaha asli Papua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....