BRI Percepat Perputaran Ekonomi lewat KUR Produktif
- 19 Jun 2026 04:10 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya mendukung ekonomi kerakyatan. Upaya tersebut dilakukan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat.
BRI mencatat penyaluran KUR mencapai Rp84,36 triliun hingga Mei 2026. Nilai tersebut setara 46,87 persen dari alokasi tahun ini.
Total alokasi KUR BRI pada 2026 mencapai Rp180 triliun. Penyaluran pembiayaan difokuskan kepada pelaku UMKM di berbagai daerah.
Mayoritas KUR disalurkan ke sektor produktif yang berdampak langsung. Porsinya mencapai 67,18 persen dari total penyaluran.
Sektor pertanian menjadi penerima terbesar pembiayaan KUR BRI. Nilainya mencapai Rp35,91 triliun hingga Mei 2026.
Penyaluran tersebut mencerminkan dukungan terhadap ketahanan pangan nasional. BRI juga berupaya meningkatkan produktivitas petani di daerah.
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, mengatakan KUR mendukung sektor produktif. Kebijakan tersebut sejalan dengan program pembangunan pemerintah.
"KUR bukan sekadar instrumen pembiayaan. Tetapi bagian dari upaya bersama memperkuat fondasi ekonomi nasional dari akar rumput," ujarnya.
Menurut Akhmad, pembiayaan inklusif membantu pelaku usaha berkembang lebih kuat. Langkah tersebut juga berpotensi menciptakan lapangan kerja baru.
Sejak 2015 hingga Mei 2026, BRI telah menyalurkan KUR Rp1.520 triliun. Program itu telah menjangkau lebih dari 48,1 juta penerima manfaat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....