Waspada Penipuan KUR, BRI Minta Jaga Data Pribadi

  • 01 Mei 2026 19:33 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura — PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk, mengingatkan masyarakat waspada penipuan yang mengatasnamakan Kredit Usaha Rakyat melalui tautan palsu. Modus tersebut kerap disebarkan melalui media sosial tidak resmi, yang berpotensi merugikan masyarakat yang kurang berhati-hati.

Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menegaskan informasi KUR melalui jalur tidak resmi bukan berasal dari perusahaan. Ia menyatakan seluruh penawaran tersebut tidak memiliki hubungan dengan layanan resmi BRI yang tersedia bagi masyarakat luas.

Menurutnya, pengajuan KUR hanya dapat dilakukan melalui kantor layanan resmi BRI yang tersebar di seluruh Indonesia. Layanan tersebut meliputi Kantor Cabang, BRI Unit, Teras BRI, Agen BRILink, serta tenaga pemasar resmi perusahaan tersebut.

BRI menegaskan, pihaknya tidak pernah meminta biaya awal dalam proses pengajuan KUR kepada calon nasabah. Pernyataan ini menjadi penegasan penting agar masyarakat tidak tertipu oleh pihak yang mengaku sebagai perwakilan resmi BRI.

Masyarakat juga diimbau tidak tergiur tawaran pinjaman cepat dengan persyaratan tidak masuk akal yang beredar luas. Selain itu, nasabah diminta tidak memberikan data pribadi seperti PIN, password, maupun kode OTP kepada pihak lain.

Permintaan data rahasia tersebut, merupakan indikasi kuat adanya praktik penipuan digital yang dapat merugikan nasabah secara finansial.

BRI mengingatkan masyarakat agar selalu menjaga kerahasiaan informasi pribadi saat bertransaksi keuangan.

Untuk memastikan kebenaran informasi, masyarakat diminta melakukan verifikasi melalui kanal resmi yang disediakan oleh pihak BRI. Kanal tersebut meliputi situs resmi serta layanan Contact BRI yang dapat diakses untuk memperoleh informasi akurat.

BRI menegaskan komitmennya, meningkatkan edukasi literasi keuangan kepada masyarakat guna mencegah terjadinya penipuan digital secara luas. Perusahaan juga memperkuat pengawasan terhadap berbagai bentuk kejahatan digital yang memanfaatkan nama dan reputasi BRI.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....