Pendapatan Penjual Sayur Meningkat Drastis Selama Ramadhan
- 11 Mar 2026 17:18 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID Jayapura – Aktivitas penjual sayur mayur keliling menggunakan mobil terlihat semakin ramai di kawasan Entrop , kota Jayapura , selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah . Kehadiran pedagang ini sangat membantu masyarakat untuk memperoleh kebutuhan dapur dengan lebih mudah tanpa harus pergi ke pasar tradisional.
Penjual sayur keliling biasanya mulai beroperasi sejak pagi hari hingga menjelang berbuka puasa .Mereka berkeliling di sejumlah ruas jalan dan pemukiman warga di kawasan Entrop sambil menawarkan berbagai jenis sayur mayur segar.
Berbagai kebutuhan dapur yang dijual antara lain kangkung, bayam , sawi, kol , wortel , tomat cabai , tahu dan tempe, bahkan ada buah-buahan seperti , papaya , pisang serta bumbu dapur lainnya . Sayuran tersebut disusun rapi di bagian belakang maupun samping kiri kanan mobil pick up yang sudah dimodifikasi , sehingga memudahkan pembeli untuk memilih, sesuai kebutuhan.
Salah satu pedagang sayur keliling , Wahyu, yang sedang mangkal di kawasan Entrop mengatakan bahwa dirinya menggunakan mobil agar dapat menjangkau lebih banyak pelanggan dalam waktu yang singkat terutama selama Ramadhan ketika permintaan bahan makanan meningkat.
“ya kalau pakai mobil lebih banyak kompleks biasa dijangkau , biasanya pada Ramadhan seperti ini juga pembeli lebih ramai karena ibu-ibu menyiapkan makanan untuk kebutuhan sahur dan berbuka puasa” ujarnya saat di temui RRI di kawasan Entrop Rabu, (11 Maret 2026).
Menurut Wahyu sebagian besar pembelinya adalah warga sekitar yang memilih berbelanja dari penjual kelilig karena dinilai lebih praktis dan hemat waktu dibandingkan harus pergi kepasar.
Sementara itu , salah satu warga pembeli , Maryam (32) mengaku terbantu dengan adanya penjual sayur keliling tersebut. Ia menyebutkan keberadaan pedagang yang datang langsung kelingkungn rumah sangat memudahkan masayarakat mendapatkan bahan makanan seger setiap hari.
“Kalau ada penjual sayur mayur yang lewat pakai mobil seperti ini sangat membntu kami ibu-ibu rumah tangga , apa lagi pagi hari kita biasanya sibuk menyiapkan keperluan rumah tangga,” katanya.
Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat aktivitas penjualan sayur keliling ini juga menjadi sumber penghasilan bagi para pedagang kecil selama bulan Ramadhan . Dengan meningkatnya kebutuhan bahan makanan , para pedagang berharap penjualan mereka tetap stabil hingga akhir bulan puasa.
Wahyu menembahkan, meski baru berjualan kurang lebih dua bulan , namun dia mengaku pendapatan selama Ramadhan ini, meningkat signifikan, bisa meraut pembeli Rp 600.000 sampai Rp 700.000 per-harinya diabnding sebelum Ramadhan , hanya kisaran Rp 400.000 sampai Rp.450.000 per- harinya.