KPPN Jayapura Sebut Serapan Anggaran Pembangunan Fisik Baru Capai 49 Persen

  • 16 Sep 2026 20:49 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Kepala KPPN Tipe A1 Jayapura, M. Irsan Dalil, menyebut pihaknya menyalurkan 20 triliun rupiah APBN untuk tujuh daerah. Penyaluran tersebut diberikan kepada tujuh pemerintah daerah di Provinsi Papua sepanjang tahun anggaran 2026 untuk mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, tujuh triliun rupiah merupakan dana transfer ke daerah, sedangkan sembilan triliun rupiah berasal dari kementerian. Di dalamnya terdapat dana untuk mendukung pelaksanaan berbagai program prioritas Presiden sepanjang tahun anggaran 2026 di Papua.

“Ada program cetak sawah dan sekolah rakyat. Untuk ke pemda ada dana desa, tunjangan guru dan dana operasional Puskesmas,” ucap Irsan Dalil, Selasa (15 September 2026).

Sementara untuk serapan anggaran hingga September 2026, baru sekitar 49 persen. Terutama dari dana-dana belanja modal atau pembangunan fisik. Dari total anggaran APBD program cetak sawah dengan anggaran terbanyak berkisar 2,2 triliun. Pembangunan sekolah rakyat 1,2 triliun, dan belanja modal pembangunan jalan sekitar 1 triliun rupiah.

“Realisasinya baru 49 persen, terutama yang paling terlambat dari dana-dana yang sifatnya belanja modal, belanja barang. Disebabkan mengalami kendala di lapangan, misalnya untuk cetak sawah kontrak lelang terlambat, termasuk ada pemalangan di masyarakat. Sedangkan tunjangan guru rutin sudah mencapai 60 persen sudah didistribusikan ke pemerintah daerah,” kata Irsan.

Di sisi yang bersamaan, menurut M. Irsan Dalil, kerja-kerja KPPN, terutama dana yang telah disalurkan, akan terus dipublikasikan. Melalui media RRI, diharapkan informasi tersebut sampai kepada masyarakat, sehingga masyarakat bisa ikut mengawasi program pembangunan benar-benar menyentuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....