Utang Pinjol Warga Indonesia Tembus Rp100 Triliun per Februari 2026

  • 08 Apr 2026 18:06 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Melansir dari Folktive, Otoritas Jasa Keuangan melaporkan total utang pinjaman online mencapai Rp100,69 triliun pada Februari 2026 lalu. Angka tersebut tumbuh 25,75 persen dibandingkan tahun lalu dengan tingkat risiko kredit meningkat menjadi 4,54 persen secara keseluruhan.

Sementara itu sektor gadai mencatat pertumbuhan kuat dengan pendanaan melonjak 61,78 persen menjadi Rp152,40 triliun signifikan tahun ini. Sebagian besar pendanaan tersebut berasal dari pinjaman gadai tradisional yang masih mendominasi aktivitas pembiayaan masyarakat Indonesia saat ini.

Pembiayaan modal usaha juga mengalami kenaikan menjadi Rp16,46 triliun menunjukkan adanya perbaikan aktivitas ekonomi domestik yang berlanjut stabil. Perusahaan pembiayaan secara keseluruhan mencatat pertumbuhan moderat dengan tingkat risiko yang relatif stabil sepanjang periode pelaporan terbaru ini.

Terlepas dari konflik global yang berlangsung, sektor keuangan Indonesia dinilai stabil oleh Otoritas Jasa Keuangan dalam laporan terbaru. Namun risiko berpotensi meningkat akibat tekanan pasar keuangan global, kenaikan harga energi, serta gangguan perdagangan dan investasi internasional.

Otoritas mendorong lembaga keuangan untuk memperkuat manajemen risiko, memantau kondisi secara cermat, serta menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Langkah tersebut dianggap penting agar sektor keuangan tetap tangguh menghadapi ketidakpastian global dan menjaga pertumbuhan ekonomi berkelanjutan Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....