Dianggap Sepele, Tukang Parkir Jadi Sumber Penghidupan
- 26 Feb 2026 13:25 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Pekerjaan tukang parkir sering dipandang sebelah mata, karena dianggap kurang mampu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Namun kisah Renaldi, pemuda Kota Jayapura, menunjukkan pekerjaan ini justru memberikan penghasilan layak dan bermakna baginya dan teman-temannya.
Menjaga parkir di lokasi ramai seperti pasar, menjadi sumber penghasilan utama Renaldi bersama rekan-rekannya setiap hari. Menurut pria berusia 20an tersebut, pekerjaan ini cukup menjanjikan bila ditekuni serius dengan disiplin waktu kerja teratur.
Renaldi menjelaskan sistem kerja parkir dilakukan bergiliran sesuai jadwal. Dengan begitu, pengelolaan berjalan tertib, aman, dan adil bagi semua petugas.
“Kami ada enam orang untuk jaga dua pintu utama, jadi masing-masing pintu ada tiga orang yang jaga. Dan hasilnya sangat lumayan dalam membantu perekonomian kami," ujarnya, Rabu (25 Februari 2026).
Retribusi parkir ditarik Rp1.000 untuk roda dua dan Rp2.000 - Rp4.000 untuk roda empat sesuai kesepakatan. Diakuinya, beberapa pengunjung kerap memberi tips tambahan, sehingga menambah pemasukan harian para penjaga parkir Pasar Hamadi, Kota Jayapura.
"Kami menarik retribusi untuk kendaraan itu, yah kadang dapat kelebihan uang. Karena rata- rata yang parkir tuh, tidak menuntut uang kembalian, mereka ikhlas, ambil saja kembaliannya," kata Renaldi.
Hasil parkir disetor kepada ondo pemilik wilayah, lalu dibagi sesuai persentase yang disepakati bersama para tukang parkir. "Ada target dari Ondo setiap harinya, namun kalau tidak capai target, tetap kami dapat persenan dari Ondo," ucapnya.
Sekalipun lokasi parkir semakin sempit karena meja-meja jualan takjil di bulan puasa, namun dirinya bersama rekan-rekannya tetap semangat. Meski pendapatan menurun, Renaldi tetap bersyukur dan semangat menjalani pekerjaan ini, demi kebutuhan hidup keluarga sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....