Mengikis Glass Ceiling Karier Korporat

  • 20 Sep 2026 09:48 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Melansir laporan strategis pengamat ketenagakerjaan korporat, fenomena penghalang tak kasat mata membatasi perempuan menduduki posisi puncak perusahaan modern. Hambatan struktural tersebut,muncul akibat bias gender yang telah mengakar kuat dalam berbagai lingkungan perusahaan hingga saat ini.

Glass ceiling, merupakan hambatan sistemik tak terlihat yang menghalangi perempuan atau kelompok minoritas menduduki posisi kepemimpinan perusahaan tertinggi. Banyak pekerja perempuan berbakat, terpaksa berhenti pada tingkat manajemen menengah tanpa memperoleh kesempatan promosi yang adil dan setara.

Stigma negatif mengenai kemampuan kepemimpinan perempuan, masih menjadi alasan penolakan kenaikan jabatan dalam sejumlah lingkungan korporasi hingga kini. Perusahaan perlu menerapkan strategi agar perempuan mampu menghadapi hambatan psikologis maupun kultural, serta memperluas jaringan profesional secara konsisten.

Peran mentor senior, sangat dibutuhkan untuk membimbing talenta perempuan muda mencapai posisi strategis melalui arahan dan dukungan berkelanjutan. Kolaborasi lintas sektor dapat membantu membangun ekosistem dunia kerja modern yang lebih inklusif, setara, dan berkeadilan bagi semua.

Melansir womenlead.magdalene.co, perusahaan ramah perempuan menyediakan pelatihan serta pendidikan inklusif untuk mendukung pengembangan keterampilan seluruh karyawan secara setara. Program tersebut memberikan kesempatan pengembangan pengetahuan tanpa membedakan gender, sehingga karyawan memiliki peluang sama untuk berkembang secara profesional.

Menciptakan ruang kerja yang mendukung keberagaman, merupakan langkah penting dalam membangun lingkungan perusahaan yang aman, nyaman, dan inklusif. Fasilitas pendukung keberagaman dapat mencakup ruang ibadah, area istirahat inklusif, serta kegiatan perusahaan yang menghargai keberagaman budaya setempat.

Peluang pengembangan karier yang setara, merupakan bagian penting dari penerapan prinsip kesetaraan gender di lingkungan tempat kerja. Semua karyawan, terlepas dari gender, perlu memperoleh akses setara terhadap promosi, pelatihan, dan pengembangan profesional secara berkelanjutan.

Transparansi proses promosi, dapat dilakukan dengan mengumumkan kesempatan kenaikan jabatan secara terbuka kepada seluruh karyawan yang memenuhi syarat. Perusahaan juga dapat menelusuri rasio pekerja perempuan dalam daftar kandidat, dibandingkan jumlah mereka yang akhirnya terpilih untuk jabatan.

Program pengembangan kepemimpinan, dapat menghubungkan pekerja perempuan berbakat dengan mentor atau sponsor eksekutif senior yang memberikan panduan strategis. Dukungan tersebut membantu membuka peluang karier, sekaligus memperkuat keberlanjutan pengembangan kepemimpinan perempuan dalam lingkungan perusahaan berkelanjutan dan konsisten.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....