Telkomsel Bukukan Pertumbuhan Positif pada Semester I 2026

  • 02 Agt 2026 22:05 WIB
  •  Jayapura
Poin Utama
  • Telkomsel mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar Rp55,6 triliun atau tumbuh 3,3 persen pada Semester I 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
  • EBITDA perusahaan meningkat 8,6 persen menjadi Rp26,1 triliun dengan margin EBITDA naik dari 44,6 persen menjadi 46,9 persen, menunjukkan efisiensi operasional yang lebih baik.
  • Laba bersih Telkomsel meningkat 8,3 persen menjadi Rp10,4 triliun, mencerminkan kesuksesan transformasi BUMN dalam memberikan layanan digital yang lebih andal kepada masyarakat.

RRI.CO.ID, Jayapura - Transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui pengelolaan Danantara Indonesia dinilai semakin memperkuat kualitas layanan publik, termasuk di sektor telekomunikasi. Hal tersebut tercermin dari kinerja positif Telkomsel yang mencatat pertumbuhan pendapatan dan laba sepanjang Semester I 2026, seiring upaya perusahaan menghadirkan layanan digital yang semakin andal dan relevan bagi masyarakat.

Selama enam bulan pertama di 2026, Telkomsel dengan semangat “Melayani Sepenuh Hati”, membukukan pendapatan sebesar Rp55,6 triliun atau tumbuh 3,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kinerja tersebut diikuti peningkatan EBITDA sebesar 8,6 persen menjadi Rp26,1 triliun, dengan margin EBITDA naik dari 44,6 persen menjadi 46,9 persen. Sementara itu, laba bersih perusahaan meningkat 8,3 persen menjadi Rp10,4 triliun.

Pertumbuhan tersebut sejalan dengan transformasi Telkom Group sebagai strategic holding digital nasional di bawah pengelolaan Danantara Indonesia. Transformasi ini difokuskan pada penguatan tata kelola perusahaan, peningkatan fokus bisnis, optimalisasi aset, serta pembentukan organisasi yang lebih adaptif dalam menjawab kebutuhan ekosistem digital nasional.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho mengatakan, Telkomsel menerjemahkan arah transformasi tersebut melalui investasi yang lebih disiplin, penguatan kualitas jaringan, penyederhanaan produk dan layanan, serta peningkatan pengalaman pelanggan.

Capaian Semester I 2026 merupakan hasil dari kepercayaan pelanggan serta komitmen seluruh insan Telkomsel dalam menghadirkan layanan terbaik.

"Capaian Semester I 2026 merupakan hasil dari kepercayaan pelanggan serta kerja bersama seluruh insan Telkomsel untuk terus melayani dengan sepenuh hati. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan, Telkom Indonesia sebagai perusahaan induk, serta Danantara Indonesia yang terus memperkuat arah transformasi, tata kelola, dan daya saing Telkom Group," kata Nugroho, Sabtu (01/08/2026).

Dijelaskan, pertumbuhan bisnis Telkomsel didorong oleh peningkatan pendapatan layanan mobile yang naik 5,6 persen menjadi Rp42,8 triliun. Sementara itu, pendapatan bisnis digital tumbuh lebih tinggi, yakni 11 persen menjadi Rp40,8 triliun. Konsumsi layanan data juga meningkat 0,8 persen menjadi 11,8 juta terabyte, mencerminkan semakin besarnya kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas digital untuk bekerja, belajar, menjalankan usaha, hingga menikmati layanan hiburan.

Pada segmen pelanggan mobile, Telkomsel mencatat rata-rata pendapatan per pelanggan (Average Revenue Per User/ARPU) meningkat 9 persen menjadi Rp45,6 ribu dengan total pelanggan mencapai 153,5 juta. Capaian tersebut menunjukkan produktivitas pelanggan yang semakin baik sekaligus meningkatnya pemanfaatan layanan digital.

“Untuk menjaga kualitas layanan, hingga akhir Juni 2026 Telkomsel telah mengoperasikan sekitar 301 ribu Base Transceiver Station (BTS), terdiri atas sekitar 246 ribu BTS 4G, 6 ribu BTS 5G, dan 49 ribu BTS 2G. Penguatan jaringan terus dilakukan guna memastikan layanan tetap cepat, stabil, dan responsif di berbagai wilayah,” tegas Nugroho.

Pada layanan fixed broadband, Telkomsel juga melakukan kalibrasi strategi bisnis guna membangun basis pelanggan yang lebih sehat dan produktif. Hingga Semester I 2026, jumlah pelanggan fixed broadband mencapai sekitar 9,5 juta. Pendapatan layanan ini tumbuh 0,6 persen secara kuartalan, sementara rata-rata pendapatan per pelanggan meningkat 3,4 persen menjadi Rp210,8 ribu. Tingkat penetrasi layanan konvergensi juga telah mencapai sekitar 65 persen.

Ke depan, Telkomsel berkomitmen terus memperkuat kualitas jaringan dan layanan, sekaligus menghadirkan solusi digital yang semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

"Sebagai penyedia layanan telekomunikasi digital terdepan, tanggung jawab kami adalah memastikan transformasi benar-benar terasa oleh pelanggan melalui jaringan yang semakin andal, layanan yang lebih praktis, perlindungan digital yang semakin kuat, dan pengalaman yang terus membaik. Kami akan terus berinovasi agar setiap kemajuan teknologi memberikan manfaat nyata bagi setiap orang, rumah, dan kegiatan bisnis di Indonesia," tutup Nugroho.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....