PTK PErkuat Layanan Bawah Laut Jaga Enegri

  • 28 Feb 2026 17:31 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Kelancaran distribusi energi nasional bergantung pada keandalan aset bawah laut seperti jetty dan Single Point Mooring (SPM). PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) memperkuat kesiapsiagaan operasional melalui layanan Marine Services, khususnya Underwater Services, yang dihadirkan lewat anak usahanya, PT Pertamina Marine Engineering (PME). Dalam siaran pers Pertamina, disebutkan bahwa layanan ini mencakup inspeksi, survei, pemeliharaan subsea, serta tindakan korektif dan preventif untuk mendeteksi risiko sejak dini. Sejak 2020–2025, PME menyelesaikan changeover enam unit SPM, docking tiga unit SPM, serta 239 inspeksi bawah air pada berbagai sarana tambat di lebih dari 18 lokasi strategis di Indonesia.

Didukung 35 diver bersertifikat dan tujuh engineer subsea, tim bekerja sesuai standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) global. Kesiapsiagaan operasional tetap terjaga menjelang Imlek dan Ramadan 2026, memastikan distribusi energi tidak terganggu saat konsumsi meningkat.

Direktur Utama PTK, I Ketut Laba, menekankan pentingnya peran infrastruktur bawah laut. “Melalui layanan Underwater Services, PTK memastikan seluruh infrastruktur bawah laut tetap andal dan aman, didukung oleh profesional berpengalaman, teknologi yang mumpuni, serta standar HSSE kelas dunia. Kesiapsiagaan ini wujud komitmen PTK menjaga kelancaran pasokan energi nasional,” ujarnya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita