Promo Bright Gas Ramaikan BAzar Ramadan Surabaya
- 28 Feb 2026 17:17 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Suasana sore di seberang Masjid Al-Akbar Surabaya tampak berbeda selama Ramadan. Area Bazar Al Madinah dipenuhi nuansa merah muda khas Bright Gas, menarik perhatian pengunjung yang berburu takjil, produk UMKM, hingga promo energi rumah tangga. Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menghadirkan Promo Istimewa Bright Gas selama bazar berlangsung pada 20 Februari hingga 18 Maret 2026. Program ini menawarkan potongan harga isi ulang Bright Gas melalui transaksi digital MyPertamina serta layanan tukar tabung LPG 3 kilogram ke Bright Gas. Program tersebut juga disertai edukasi penggunaan LPG non-subsidi yang lebih aman dan tepat sasaran, sejalan dengan kebijakan Subsidi Tepat. Momentum Ramadan yang identik dengan meningkatnya aktivitas memasak dinilai tepat untuk mendorong penggunaan energi rumah tangga yang lebih aman.
Salah satu pengunjung, Rina, mengaku terbantu dengan promo tersebut. “Proses refill jadi lebih mudah dan murah lewat aplikasi MyPertamina dan Bright Gas lebih nyaman digunakan. Selain hemat, kami juga merasa lebih aman saat memasak, apalagi di bulan Ramadan kebutuhan masak meningkat,” ujarnya.
Kegiatan ini turut melibatkan mitra binaan sektor kuliner sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan. Irvan, pemilik Nika Kopi yang ikut serta dalam bazar, merasakan dampaknya. “Partisipasi kami di Bazar Ramadan ini membuka peluang pasar baru dan meningkatkan promosi brand kami. Dukungan Pertamina tidak hanya dari sisi pembinaan, tetapi juga akses kegiatan seperti ini yang sangat membantu UMKM untuk terus berkembang,” katanya.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyebut kolaborasi edukasi energi dan pemberdayaan UMKM menjadi bagian strategi perusahaan menciptakan dampak berkelanjutan.
“Partisipasi Pertamina dalam Bazar Ramadan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan energi yang andal sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM binaan agar semakin berdaya saing,” ujar Ahad.