SP Mutiara Jayapura Dukung Pemberantasan Korupsi di Pertamina
- 12 Mar 2025 12:27 WIB
- Jayapura
KBRN, Jayapura: Serikat Pekerja (SP) Mutiara Jayapura menyatakan dukungannya terhadap penegakan hukum di Pertamina, termasuk dalam upaya pemberantasan korupsi di lingkungan perusahaan dan instansi lainnya di Indonesia. Ini sejalan dengan komitmen Pemerintah dalam menciptakan tata kelola perusahaan yang bersih dan transparan.
SP Mutiara Jayapura menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan, khususnya terkait kasus yang tengah ditangani Kejaksaan Agung. Hal itu dikatakan oleh Ketua SP Mutiara Jayapura Sefnat Waroy di Jayapura. Rabu (12/3/2025)
“Kita harus tetap bijak dan menunggu hasil keputusan dari aparat penegak hukum. Prinsip praduga tak bersalah harus kita junjung tinggi,” kata Sefnat.
Menurutnya, meskipun ada dugaan pelanggaran hukum, tidak dapat serta-merta dianggap bersalah sebelum adanya putusan inkrah dari pihak berwenang. “Kita tetap mendukung proses hukum yang adil dan transparan, dan pada saat yang sama, kami tetap fokus menjalankan tugas serta tanggung jawab dalam menyediakan produk BBM yang terjamin kualitas dan kuantitasnya untuk masyarakat,” ujar dia.
SP Mutiara juga menanggapi isu yang berkembang di masyarakat terkait mekanisme blending di Pertamina, khususnya mengenai dugaan praktik “pengoplosan” BBM. Kata Sefnat, pada PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), proses blending merupakan hal yang lazim dilakukan untuk menghasilkan BBM berkualitas sesuai standar yang berlaku.
“Di kilang, memang ada proses pencampuran (blending) untuk mendapatkan kualitas produk yang diinginkan, seperti Pertalite atau Pertamax. Namun, tuduhan adanya ‘pengoplosan’ itu tidak benar. Produk yang dihasilkan telah melalui proses uji laboratorium oleh Lemigas dan diawasi oleh BUMN serta SKK Migas,” ucap Sefnat.
Sefnat meminta Pemerintah untuk memberikan klarifikasi kepada masyarakat terkait isu ini, mengingat Pertamina adalah perusahaan milik negara yang bertanggung jawab atas ketersediaan energi nasional.
“Penting bagi Pemerintah untuk memberikan informasi yang benar kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman yang dapat merugikan banyak pihak,” katanya.
Meski menghadapi berbagai isu dan tantangan, SP Mutiara menegaskan bahwa Pertamina tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Kami akan terus bekerja secara profesional, memastikan produk BBM yang dihasilkan memenuhi standar, dan mendukung penuh kebijakan Pemerintah dalam menjaga stabilitas energi nasional,” ujar Sefnat.
Ditengah dinamika yang dihadapi perusahaan, saat ini semua insan pekerja Pertamina di seluruh unit bisnis Papua dan Maluku sedang fokus dalam penyediaan BBM untuk kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan.
"Ya, kami mohon doa dari masyarakat untuk kelancaran operasional unit bisnis Pertamina agar dapat menyalurkan energi secara adil dan merata," kata dia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....