Sebanyak 25 Ton Beras Bantuan Berhasil Tiba di Nduga
- 27 Agt 2026 12:06 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Sebanyak 25 ton beras bantuan pangan berhasil tiba di Kenyam, Kabupaten Nduga. Distribusi berlangsung Rabu, 26 Agustus 2026.
Pengiriman bantuan menghadapi tantangan medan sulit dan penyusutan debit Kali Kenyam akibat kemarau. Kondisi tersebut membuat distribusi membutuhkan pengangkutan berlapis.
Distribusi dilakukan melalui Dermaga Batas Batu, Distrik Krepkuri, menuju Kenyam. Beras kemudian diangkut menggunakan kapal kecil dan truk.
Beras sebelumnya dibawa menggunakan KM Fatir Papua dari wilayah Mumugu menuju Batas Batu. Kapal kecil kemudian melangsir beras menuju dermaga.
Sekitar pukul 10.45 WIT, kapal kecil tiba membawa muatan beras. Selanjutnya, proses bongkar muat dimulai pukul 11.00 WIT.
Beras dipindahkan dari kapal menuju lima unit truk pengangkut. Proses bongkar muat selesai sekitar pukul 13.00 WIT.
Setelah bongkar muat selesai, lima truk bergerak menuju Kenyam. Bantuan kemudian dibawa menuju Gudang Logistik Dinas Pertanian Nduga.
Dari total 50 ton bantuan pangan, sebanyak 25 ton telah tiba di Kabupaten Nduga. Sisanya masih berada di Mumugu.
Sebanyak 25 ton beras masih berada di KM Fatir Papua, Pelabuhan Mumugu, Distrik Sawaerma. Pengiriman berikutnya menunggu dukungan BBM kapal.
Dandim 1706/Nduga, Letkol Inf Ardian Kristiawan mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam distribusi bantuan. Menurutnya, proses tersebut membutuhkan sinergi bersama.
“Medan sulit, debit air menurun, dan sarana transportasi terbatas. Menjadi tantangan distribusi bantuan pangan,” ujar Ardian.
Ardian berharap kendala distribusi segera teratasi sehingga 25 ton beras dapat kembali diberangkatkan. Dengan demikian, seluruh bantuan mencapai Nduga.
“Kodim 1706/Nduga siap bersinergi dan membantu sesuai kewenangan. Agar distribusi berjalan aman dan lancar," ucapnya.
Bantuan harus dikawal agar sampai kepada masyarakat. Kebutuhan masyarakat menjadi prioritas utama.
Kemarau turut memengaruhi jalur distribusi dan ketersediaan bahan pangan masyarakat Nduga. Kondisi geografis juga membuat pengiriman membutuhkan perjuangan.
Sinergi Pemerintah Daerah, TNI-Polri, masyarakat, dan seluruh unsur terkait sangat diperlukan dalam distribusi bantuan. Kerja bersama menjadi kunci kelancaran pengiriman.
Seluruh proses pengangkutan dan distribusi bantuan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Bantuan selanjutnya disiapkan untuk masyarakat penerima.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....