DP3AKB Kota Jayapura Gelar Kegiatan Pemberdayaan Perempuan di Distrik Muara Tami

  • 14 Mei 2026 17:34 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3A-KB) Kota Jayapura, menggelar kegiatan pemberdayaan bagi perempuan. Kegiatan pemberdayaan bidang politik, hukum, sosial, serta ekonomi, berlangsung Rabu (13 Mei 2026) di Kantor Distrik Muara Tami,

Hadir Kepala DP3A-KB bersama pemateri hukum, ekonomi, dan sosial politik membahas peningkatan partisipasi perempuan dalam pembangunan masyarakat. Peserta kegiatan berasal dari Distrik Muara Tami dan mengikuti seluruh rangkaian materi dengan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung.

Kepala DP3A-KB, Betty Anthoneta Puy menjelaskan peningkatan kualitas perempuan dilakukan melalui penguatan ekonomi, pendidikan, serta layanan kesehatan keluarga.

Upaya tersebut dinilai penting, untuk meningkatkan kesetaraan gender sekaligus memperluas peran perempuan dalam pengambilan keputusan pembangunan daerah.

Akademisi sosial politik, Usman Pakasi, menyampaikan materi mengenai pengarusutamaan gender serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak masyarakat. Menurutnya, perempuan memiliki hak membangun demokrasi berkualitas melalui keterlibatan aktif dalam pengambilan kebijakan publik secara adil.

”Keterlibatan dan keterwakilan perempuan dalam proses pengambilan kebijakan tidak hanya untuk memenuhi kuota saja. Namun, perempuan memiliki hak dalam membangun demokrasi yang berkualitas dan berkeadilan," ucapnya.

Usman Pakasi, mengatakan budaya patriarki masih menjadi penyebab rendahnya kesetaraan gender terutama pada wilayah perkampungan masyarakat Papua. Ia menegaskan, perjuangan emansipasi perempuan telah diperjuangkan sejak masa R.A Kartini demi kesempatan setara bersama laki-laki lainnya.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesetaraan gender, serta memperluas akses perempuan terhadap sumber daya pembangunan daerah secara berkelanjutan. Selain itu, kegiatan diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup, kepercayaan diri, serta perlindungan hak perempuan masyarakat setempat. (Hasidin).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....