PLBN Skouw Fasilitasi Kunjungan Deputi Tinjau Pelayanan
- 17 Jun 2025 18:57 WIB
- Jayapura
KBRN, Jayapura: Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw menfasilitasi kunjungan Asisten Deputi Koordinasi Kerja Sama Kelembagaan Keimigrasian dan Pemasyarakatan, Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Herdaus.
Kunjungan ini untuk meninjau, dan mengobservasi Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di PLBN Skouw pada Rabu, 11 Juni 2025, juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Koordinasi dan sinkronisasi kebijakan kerja sama kelembagaan di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Papua, yang diagendakan berlangsung dari tanggal 10 hingga 14 Juni 2025.
Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan sinergi antar lembaga pemerintah dalam menjalankan tugas dan fungsi Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan. Hal itu dikatakan oleh Kepala Bidang PLBN Skouw, Ni Luh Puspa Jayaningsih, dalam rilis PLBN Skouw, Kamis (12/6/2025).
"Tingginya jumlah pelintas batas yang masuk dan keluar, sehingga pelayanan di PLBN Skouw dibuka setiap hari," kata Ni Luh.
Ni Luh, juga menyoroti kepadatan pelintas batas pada hari pasar, khususnya setiap hari Selasa, di mana jumlah pelintas dari PNG dapat mencapai lebih dari 1.000 orang, membuat petugas imigrasi bekerja lebih sibuk. Selain itu, kata Ni Luh, zona penunjang PLBN Skouw, seperti gedung pasar, sangat mendukung kegiatan perekonomian di kawasan perbatasan.
"Tingginya perdagangan di perbatasan menunjukkan ketergantungan warga PNG terhadap barang-barang dari Indonesia," ucapnya.
PLBN Skouw, kata Ni Luh, bermitra dengan berbagai instansi lain, dan Kasubbid Fasilitasi Pelayanan Lintas Batas Negara PLBN Skouw selalu berkoordinasi dengan CIQS terkait deportasi dan perlintasan jenazah.
Wakil Komandan Satgas Pamtas 131/BRS, Reza Anugrah, mengatakan perbatasan memiliki sifat yang kompleks, termasuk adanya jalur ilegal. Setiap patroli pengamanan, banyak jalan bercabang yang harus dicakup. Penyalahgunaan manifest oleh pelintas batas negara tetangga.
"Dimana manifest yang seharusnya digunakan untuk berbelanja pada hari pasar, justru disalahgunakan untuk pergi ke pusat kota Jayapura," kata dia.
Sementara itu, tiba di PLBN Skouw pada pukul 14.17 WIT, Asisten Deputi Koordinasi Kerja Sama Kelembagaan Keimigrasian dan Pemasyarakatan bersama rombongan disambut langsung oleh Kepala Bidang PLBN Skouw, Ni Luh Puspa Jayaningsih, beserta perwakilan dari CIQS. Rombongan langsung meninjau area pelayanan imigrasi di jalur keberangkatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....