Rahasia Menghadapi Tantrum Anak yang Jarang Diketahui

  • 17 Sep 2026 17:54 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Tantrum merupakan luapan emosi yang wajar selama masa pertumbuhan anak, tetapi salah ditangani orang tua sehingga keadaan memburuk.

Melansir kemkes.go.id, orang tua sebaiknya tidak panik ketika anak tantrum karena kepanikan menghambat kemampuan berpikir jernih menghadapi perilakunya.

Kunci utamanya bukan menegur atau memarahi anak, melainkan tetap tenang dan memosisikan diri sejajar dengan pandangan anak langsung. Orang tua dapat menyampaikan empati sederhana karena saat tantrum, anak belum mampu berpikir jernih dan mengendalikan emosinya.

Tantrum sering bukan tanda anak nakal, melainkan sinyal lelah, lapar, bingung menyampaikan keinginan, atau merasa tidak berdaya tertentu. Daripada memberikan nasihat panjang ketika emosi memuncak, orang tua sebaiknya hadir hangat, menetapkan batasan aman, dan menenangkan anak.

Nama-nama perasaan dapat diajarkan ketika suasana tenang, agar anak perlahan mampu mengenali serta mengelola emosinya sendiri dengan baik. Selain itu, hindari memberikan perhatian berlebihan terhadap perilaku meledak-ledak dan berikan pujian ketika anak mampu menenangkan diri.

Konsistensi jadwal harian serta kesempatan memilih hal sederhana, juga dapat membantu mengurangi frekuensi tantrum pada anak secara bertahap. Para ahli mengingatkan, bahwa tantrum bersifat sementara dan menjadi bagian alami dari perkembangan emosi serta kepribadian anak. Memahami akar masalah dan merespons dengan kasih sayang, dapat membantu orang tua membangun hubungan yang kuat bersama anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....