Keberadaan Mercusuar Sudah Tidak Berpengaruh Lagi karena Zaman Semakin Canggih?
- 13 Sep 2026 13:01 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Seiring perkembangan teknologi digital dan navigasi satelit, fungsi menara suar di berbagai perairan mengalami perubahan yang cukup besar. Bangunan yang dahulu menjadi penunjuk utama pelaut pada malam hari, kini tidak lagi menjadi satu-satunya andalan dalam navigasi.
Melansir id.linkedin.com, di puncak menara terdapat ruang berbentuk silinder sebagai tempat sumber cahaya yang terus menyala. Di dekat sumber cahaya terdapat bidang logam mengilap atau kaca, yang membantu memantulkan pancaran cahaya mercusuar tersebut ke laut secara optimal.
Cahaya mercusuar dapat terlihat hingga jarak sekitar 50 kilometer, sehingga dahulu sangat penting bagi keselamatan pelayaran. Namun, perkembangan GPS, radar maritim, dan Automatic Identification System membuat navigasi kapal semakin akurat serta terintegrasi.
Kendati demikian, sebagian mercusuar tetap berfungsi sebagai cadangan navigasi, sekaligus menjadi objek wisata bahari yang menarik bagi masyarakat. Keberadaan bangunan bersejarah tersebut, juga menjadi bagian penting dari identitas kawasan pesisir dan sejarah pelayaran Indonesia hingga kini.
Menurut pengamat maritim, teknologi navigasi membuat nakhoda tidak lagi sepenuhnya bergantung pada cahaya mercusuar untuk menentukan arah pelayaran. Radar dan koordinat digital di ruang anjungan kapal, mampu memberikan informasi posisi secara real-time dengan tingkat presisi tinggi.
Meskipun otomatisasi diterapkan untuk memperpanjang masa operasional, efektivitas mercusuar perlahan tergerus oleh kemajuan teknologi navigasi modern saat ini. Namun, mercusuar tetap memiliki nilai penting sebagai fasilitas keselamatan, penanda wilayah, serta warisan maritim yang perlu dilestarikan bersama.
Kehadiran teknologi modern membuat peran mercusuar berubah, tetapi keberadaannya tetap dibutuhkan dalam kondisi tertentu di wilayah perairan Indonesia. Karena itu, perawatan mercusuar tetap penting untuk mendukung keselamatan pelayaran, sekaligus menjaga nilai sejarah bangunan bagi generasi mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....