Genting: Gotong Royong Cegah Stunting, Wujudkan Generasi Sehat dan Kuat

  • 24 Agt 2026 05:06 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Masalah stunting atau tengkes, masih menjadi tantangan serius bagi pembangunan sumber daya manusia di Tanah Papua hingga kini. Upaya menekan angka tengkes membutuhkan kolaborasi lintas sektor, terutama dengan memperkuat intervensi langsung hingga tingkat keluarga dan kampung.

Hal tersebut mengemuka dalam dialog interaktif, yang menghadirkan Kepala BKKBN Provinsi Papua dan Kepala Dinas P3AKB Kota Jayapura. Kedua narasumber, menegaskan pentingnya mengubah pendekatan penanganan stunting melalui penerapan prinsip piramida terbalik secara program intervensi.

Pendekatan tersebut menempatkan keluarga, posyandu, dan pendamping desa sebagai lini terdepan untuk menjalankan aksi pencegahan secara nyata. Kepala BKKBN Provinsi Papua, Sarles Barabar, menyampaikan penanganan tengkes tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri tanpa keterlibatan masyarakat.

Penguatan lini lapangan diarahkan melalui pembekalan gizi dan kesehatan reproduksi bagi calon pengantin, ibu hamil, serta keluarga balita. Pemantauan pertumbuhan anak dilakukan secara berkala melalui Tim Pendamping Keluarga, kader posyandu, tokoh adat, serta tokoh agama setempat.

Integrasi data antara BKKBN dan pemerintah daerah, diperlukan agar bantuan gizi serta intervensi sanitasi dapat diberikan tepat sasaran. Kepala Dinas P3AKB Kota Jayapura, Betty Anthonrea Puy, menambahkan pemerintah daerah terus menggencarkan intervensi spesifik dan sensitif.

Program tersebut mencakup pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal, serta edukasi pola asuh sehat bagi ibu muda setempat. Pemanfaatan pangan lokal seperti ikan, umbi-umbian, dan sayuran menjadi bagian penting dalam pemenuhan kebutuhan gizi setiap keluarga sehari-hari.

Sanitasi sehat menjadi perhatian melalui penyediaan air bersih dan lingkungan permukiman, yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Melalui dialog tersebut, BKKBN Papua dan Dinas P3AKB Kota Jayapura mengimbau masyarakat setempat peduli terhadap tumbuh kembang anak.

Kerja sama konsisten antara pemerintah, keluarga, kader, tokoh masyarakat, dan berbagai pihak diyakini mampu menekan stunting secara berkelanjutan. Upaya bersama tersebut, diharapkan mampu membebaskan Papua dari tengkes dan mewujudkan generasi masa depan yang sehat serta cerdas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....