Pilih Mana, Semprot Parfum di Baju atau di Badan?

  • 17 Agt 2026 19:19 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Memilih menyemprot parfum di baju atau badan bergantung pada tujuan, jenis parfum, serta karakter bahan pewanginya yang digunakan. Pada kulit, parfum dapat berkembang mengikuti kondisi permukaan tubuh, sedangkan pakaian memberikan permukaan berbeda bagi molekul pewangi menempel.

Melansir International Journal of Cosmetic Science, kulit dapat memengaruhi penguapan molekul parfum. Kondisi ini menyebabkan aroma berkembang berbeda pada setiap orang secara alami.

Pada kulit, molekul parfum dapat berinteraksi dengan lipid dan protein lapisan terluar, sehingga membuat sebagian komponen dapat tertahan lebih lama. Kecepatan penguapan setiap bahan pewangi berbeda, bergantung pada sifat molekul serta kondisi kulit penggunanya masing-masing.

Penelitian terbaru menemukan hidrasi, kehilangan air, dan kekasaran kulit turut memengaruhi kecepatan penguapan berbagai molekul parfum setelah pemakaian. Artinya, kulit yang berbeda dapat menghasilkan perkembangan aroma dan ketahanan berbeda meskipun menggunakan produk parfum yang sama persis.

Ketika parfum disemprotkan pada pakaian, serat kain menjadi permukaan tempat molekul pewangi menempel tanpa interaksi langsung dengan kulit. Karakter serat, struktur kain, dan proses pelepasan aroma dapat menentukan berapa lama wangi bertahan pada pakaian selama digunakan.

Melansir ScienceDirect, penelitian parfum pada tekstil menunjukkan teknologi tertentu mampu melepaskan aroma perlahan melalui gesekan selama pemakaian sehari-hari. Studi tersebut menunjukkan, bahan tekstil dapat dirancang mempertahankan senyawa pewangi, lalu melepaskannya secara bertahap ketika digunakan dalam aktivitas.

Namun, menyemprot parfum langsung pada pakaian perlu memperhatikan jenis kain karena alkohol dan bahan pewangi dapat meninggalkan noda. Pengguna sebaiknya menguji sedikit parfum terlebih dahulu pada bagian tersembunyi, sebelum menyemprotkannya ke seluruh permukaan pakaian secara langsung.

Karena itu, kulit cocok untuk mendapatkan perkembangan aroma sesuai karakter tubuh, sedangkan pakaian membantu mempertahankan aroma lebih lama. Pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan, tetapi penggunaan keduanya secara hati-hati, dapat membantu mendapatkan pengalaman wewangian yang lebih nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....