Polkadot Kembali Viral, Kenapa Motif Retro Ini Digemari Lagi?
- 16 Agt 2026 13:58 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Motif polkadot, kembali menjadi sorotan dalam tren fashion 2026 setelah sempat kalah populer dari gaya minimalis dan quiet luxury. Pola berupa titik-titik yang sederhana ini kini hadir dalam berbagai busana dan aksesori dengan tampilan yang lebih modern dan playfull.
Kembalinya polkadot, tidak hanya terlihat di media sosial, tetapi juga dalam koleksi desainer dan gaya street style. Sejumlah rumah mode menghadirkan polkadot dengan ukuran, warna, serta penempatan motif yang lebih beragam. Sehingga tidak lagi identik dengan gaya retro klasik.
Melansir elle.com, alasan motif ini kembali digemari adalah kemampuannya memberikan kesan ceria tanpa harus membuat penampilan terlihat berlebihan. Perpaduan warna dan ukuran titik, dapat membuat polkadot tampil manis, elegan, hingga lebih berani sesuai dengan karakter pemakainya.
Tren tersebut juga berkembang di Indonesia, termasuk di kalangan Gen Z dan ibu muda. Penggagas GlamLocal, Rizky Azhar, mengamati bahwa koleksi bermotif polkadot mulai banyak bermunculan setelah Iduladha 2026. Tren tersebut ditandai dengan sejumlah brand lokal menawarkan desain yang lebih berani dan kekinian.
Dari sisi fashion, polkadot juga cukup fleksibel karena dapat diterapkan pada berbagai jenis pakaian. Motif tersebut bisa ditemukan pada gaun, blus, rok, celana, sepatu, tas hingga aksesori. Sehingga mudah disesuaikan dengan gaya kasual maupun semi-formal.
Popularitas polkadot juga berkaitan dengan kembalinya tren bernuansa nostalgia. Gaya retro terus mendapatkan sentuhan baru, sementara polkadot memiliki karakter visual yang kuat. Polkadot dianggap dapat menghubungkan nuansa klasik, dengan selera fashion masa kini.
Menariknya, tren polkadot tidak harus selalu diwujudkan melalui pakaian bermotif penuh. Bagi yang ingin tampil lebih sederhana, motif ini dapat digunakan sebagai aksen. Yakni aksesori atau satu item utama, agar penampilan tetap seimbang.
Kesan klasik, playfull, dan mudah dikreasikan, membuat polkadot menjadi salah satu motif yang ramai diperbincangkan pada 2026. Tren ini menunjukkan, motif lama bisa kembali populer ketika diberi sentuhan baru yang sesuai dengan selera generasi sekarang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....