Peringati HUT Ke-75, SMA Gabungan Tekankan Karakter Siswa.
- 11 Agt 2026 01:36 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura — Perjalanan panjang mewarnai pengabdian SMA YPPDK Gabungan Jayapura dalam mencerdaskan generasi muda di Tanah Papua. Memasuki usia ke-75 tahun, sekolah bernapaskan Kristiani ini menegaskan komitmennya terus membentuk karakter siswa di tengah perkembangan digitalisasi.
Peringatan HUT ke-75 SMA YPPDK Gabungan Jayapura, digelar melalui ibadah syukur yang dipimpin Pdt. Frits Soparue. Momen bersejarah tersebut juga dirangkaikan dengan persiapan menyongsong Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.
Kepala SMA YPPDK Gabungan Jayapura, Dr. Sandra Titihalawa, menyampaikan rasa syukur atas penyertaan Tuhan. Menurutnya, penyertaan tersebut telah menjaga sekolah tetap eksis dan konsisten mencetak generasi penerus bangsa sejak era 1950-an.
Baginya, usia 75 tahun merupakan perjalanan panjang yang penuh cerita dan kenangan bagi seluruh keluarga besar sekolah. Sandra mengaku, menjadi saksi perjalanan SMA YPPDK Gabungan Jayapura.
"Saya sendiri menjadi saksi hidup perjalanan sekolah ini sejak era 80-an. Awalnya saya menemani ibu saya mengajar di sini, kemudian menjadi guru pada tahun 2001," ucap Sandra dalam sambutannya.
Kini dipercaya memimpin sekolah tersebut, Sandra meyakini semua perjalanan yang dilaluinya terjadi karena penyertaan Tuhan. Dalam kesempatan itu, pihak sekolah juga menyoroti berbagai tantangan berat yang dihadapi dunia pendidikan saat ini. Salah satunya adalah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi digital, yang semakin mudah diakses.
Menurut Sandra, digitalisasi membawa dampak ganda berupa informasi positif maupun negatif yang dapat diakses masyarakat dengan sangat mudah. Karena itu, pendidikan karakter dan nilai-nilai spiritual menjadi benteng penting bagi para siswa dalam menghadapi perubahan zaman.
Pendidikan karakter diharapkan mampu membantu siswa mengambil keputusan secara bijak, tetap rendah hati, serta berani menyelesaikan berbagai persoalan. Dengan fondasi tersebut, para siswa diharapkan tidak mudah terbawa pengaruh negatif dari perkembangan teknologi dan lingkungan.
"Anak-anak bertumbuh di era yang sangat berbeda. Tantangan digital, keterbatasan ekonomi sebagian orang tua, hingga tren program sekolah gratis menjadi tantangan riil," kata Sandra.
Dengan mengedepankan ketulusan, kejujuran, serta fondasi iman yang kuat, SMA YPPDK Gabungan Jayapura berkomitmen terus mencetak generasi berkualitas. Sekolah tersebut diharapkan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin hebat yang dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan Tanah Papua.
Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah juga menekankan pentingnya sinergi yang utuh dari seluruh pihak. Sinergi tersebut melibatkan tenaga pendidik, yayasan, orang tua, alumni, serta para siswa dalam mendukung kemajuan sekolah.
Kepada para siswa, Sandra juga menyampaikan pesan agar senantiasa menghormati dan menghargai orang tua maupun guru. Ia mengingatkan para siswa, untuk tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti hati orang tua dan para pendidik.
Sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-75 sekaligus menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, berbagai kegiatan telah disiapkan. Tema yang diangkat 'Bertumbuh dalam kasih Kristus, mewujudkan pembelajaran yang bermakna, berkesadaran, dan menyenangkan.' Keluarga besar SMA YPPDK Gabungan Jayapura, dijadwalkan menggelar jalan sehat bersama seluruh civitas akademika pada 14 Agustus mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....