Ingatan yang Membentuk Ilusi Durasi

  • 16 Apr 2026 06:19 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Kenangan sering kali tidak berbentuk lurus seperti garis waktu yang rapi dalam kehidupan manusia sehari-hari. Sebagian memudar, sebagian lain justru membesar seiring waktu, menjadi bulatan memori yang kadang nyata atau ilusi.

Melansir New Scientist, pertanyaan ini terdengar metafisik, namun ahli saraf dan psikologi telah menemukan penjelasan ilmiah fenomena tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, bukti menunjukkan momen kini berlangsung rata-rata dua hingga tiga detik sebagai masa kini psikologis.

Menurut para ahli, proses pembulatan ingatan merupakan cara alami pikiran melindungi diri sekaligus menyederhanakan kompleksitas pengalaman masa lalu. Apa yang diingat hari ini, belum tentu sama dengan kejadian asli, melainkan versi yang dibentuk oleh perasaan sekarang.

Bagian otak yang berbeda mengukur momen saat ini dengan cara berbeda, tergantung kondisi dan pengalaman yang sedang berlangsung. Jendela waktu yang dirasakan bisa meluas dalam situasi tertentu, atau justru menyempit pada kondisi lainnya dalam pengalaman manusia.

Hingga kini, bagaimana otak memilih mana yang dilupakan dan dipertegas masih menjadi misteri dalam kajian ilmu saraf modern. Namun, ingatan yang membulat tetap menjadi bagian penting yang membentuk identitas dan diri manusia hingga saat ini.

Jendela waktu ketika otak menggabungkan pengalaman menjadi masa kini psikologis, memang cukup panjang dalam persepsi kesadaran manusia sehari-hari. Hal ini menunjukkan momen saat ini terdiri dari kumpulan kecil bawah sadar, yang disatukan otak menjadi pengalaman utuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....