Seberapa Akurat Kesan Pertama dalam Psikologi?

  • 04 Apr 2026 12:49 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Kesan pertama sering dianggap sebagai penilaian awal, yang menentukan bagaimana seseorang melihat orang lain. Namun, sebenarnya seberapa akuratkah penilaian tersebut?

Melansir American Psychological Association, kesan pertama dikenal sebagai proses penilaian cepat yang disebut thin slicing. Istilah ini, merujuk pada kemampuan otak untuk menarik kesimpulan dari informasi yang sangat terbatas dalam waktu singkat.

Menurut Nicholas Rule, dari University of Toronto, manusia dapat menilai berbagai karakter seseorang hanya dari sekilas pandangan. Penelitian menunjukkan, bahwa orang dapat memperkirakan sifat seperti kepercayaan diri, dominasi, bahkan kompetensi dari ekspresi wajah.

Namun, meskipun terlihat cepat dan intuitif, kesan pertama tidak selalu sepenuhnya akurat. Otak sering menggunakan pengalaman sebelumnya dan stereotip sebagai dasar penilaian, sehingga berpotensi menimbulkan bias.

Penelitian yang dimuat dalam jurnal tersebut, juga menunjukkan bahwa kesan pertama cenderung stabil, meskipun informasi baru muncul setelahnya. Hal ini berarti, seseorang sering mempertahankan penilaian awal meskipun terdapat bukti yang bertentangan.

Di sisi lain, kesan pertama juga memiliki fungsi adaptif dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan ini membantu manusia mengambil keputusan cepat dalam situasi sosial, seperti menentukan apakah seseorang dapat dipercaya atau tidak.

Namun, penting untuk menyadari bahwa kesan pertama sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya dasar dalam menilai seseorang. Interaksi yang lebih lama dan mendalam, diperlukan untuk memahami karakter seseorang secara utuh.

Dengan demikian, kesan pertama memang memiliki peran penting dalam interaksi sosial, tetapi tetap memiliki keterbatasan. Memahami hal ini membantu kita menjadi lebih terbuka, objektif, dan bijak dalam menilai orang lain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....