Red Devil, Ikan Invasif yang Mengancam Ikan Lokal
- 24 Mar 2026 08:09 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Ikan red devil memiliki daya tahan tubuh yang cenderung kuat dan agresif perilakunya. Dari perilaku agresifnya inilah, ikan red devil menjadi ikan invasif dan pemangsa ikan lokal.
Contoh yang menjadi masalah di perairan Danau Toba pada tahun 2022 lalu. Diduga ikan ini dilepas sembarangan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab.
Hingga saat ini banyak masyarakat yang menangkap ikan red devil secara masif. Upaya ini untuk mengembalikan dan menjaga ekosistem ikan lokal di banyak perairan di Indonesia
Ikan red devil adalah salah satu jenis ikan yang sangat banyak ditemui di banyak perairan Indonesia. Bahkan menjadi salah satu ikan hias yang populer dipelihara oleh masyarakat.
Melansir bobo.grid.id, Ikan red devil berasal dari Amerika Tengah, tepatnya di Danau Nikaragua sampai Danau Managua. Ikan ini sudah menyebar di Indonesia mulai dari Danau Toba di sumatra Utara, hingga waduk sermo di Yogyakarta.
Sesuai dengan namanya, secara morfologi ikan red devil tubuhnya berwarna merah. Namun ada juga warna lain seperti cokleat, abu-abu, hitam, kuning, putih, dan merah muda. Ikan red devil bisa tumbuh sampai ukuran 40 cm dan berat 1,2 kg.
Ada sedikit perbedaan ciri yang terlihat antara ikan red devil jantan dan betina. Jantan dewasa memiliki benjolan di kepala yang lumayan besar, dan papila genital yang runcing, sedangkan ikan dewasa betina tidak. (Aldy Riandito).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....