Rahasia Berkendara Motor untuk Pemula yang Jarang Diketahui

  • 21 Mar 2026 20:15 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Belajar mengendarai sepeda motor, bukan hanya tentang menguasai gas, rem, dan kopling saja dalam praktik berkendara sehari hari. Melansir thesilverlining-com, mengendarai motor bergantung pada koordinasi mata, tangan, dan kaki, sehingga penting memahami kontrol melalui latihan terarah.

Ada berbagai cara yang jarang diajarkan untuk keselamatan dan kenyamanan berkendara bagi pemula. Mengendarai sepeda motor adalah keterampilan yang membutuhkan latihan kesabaran, serta pemahaman teknik yang benar sejak awal belajar.

Banyak pemula hanya fokus pada teknik dasar, tanpa mengetahui cara agar berkendara lebih aman menyenangkan. Rahasia ini biasanya dipelajari setelah pengalaman lama, namun memahami sejak awal membantu menghindari kesalahan dan bahaya.

Kebanyakan pemula tidak menyadari pentingnya posisi duduk yang benar saat mengendarai sepeda motor di jalan raya. Duduk terlalu maju atau mundur, dapat memengaruhi keseimbangan dan kontrol, sehingga posisi ideal berada di tengah jok.

Lengan harus sedikit bengkok agar tetap fleksibel dan tidak kaku saat mengendalikan motor dalam berbagai situasi jalan. Genggaman stang tidak boleh terlalu kuat, karena dapat menyebabkan kelelahan tangan dan mengurangi sensitivitas kontrol kendaraan.

Kaki sebaiknya berada di footstep menggunakan bagian depan telapak, untuk memberikan kontrol maksimal saat mengoperasikan rem dan gigi. Lutut sedikit menjepit tangki, membantu menjaga keseimbangan terutama saat menikung atau mengerem mendadak bagi pengendara pemula.

Motor akan bergerak mengikuti arah pandangan, sehingga penting fokus melihat tujuan bukan hambatan yang ingin dihindari saat berkendara. Saat menikung, arahkan pandangan ke keluar tikungan bukan ke roda atau tanah agar manuver lebih stabil dan aman.

Kepala dan mata harus mengarah lebih dulu, sebelum motor berbelok untuk membantu koordinasi gerakan secara efektif saat berkendara. Teknik ini dikenal sebagai look where you want to go dan digunakan pengendara profesional untuk meningkatkan keselamatan berkendara.

Pengendara harus menjaga pandangan jauh ke depan sekitar tiga hingga lima detik, untuk mengantisipasi kondisi jalan yang berubah. Hindari melihat terlalu dekat di depan roda, karena dapat menyebabkan keterlambatan reaksi terhadap situasi di jalan raya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....