Perbedaan Rusa dan Kijang

  • 18 Mar 2026 13:30 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Rusa dan kijang sering dianggap sama oleh masyarakat awam padahal keduanya berbeda dengan karakteristik unik. Melansir gardaanimalia.com, berdasarkan ilmu taksonomi, keduanya termasuk satu kelompok famili sama yaitu Cervidae, hewan ruminansia bertanduk dengan ciri.

Memahami perbedaan keduanya penting untuk pengenalan fauna Indonesia serta mendukung upaya konservasi berbagai spesies liar yang ada di. Di Indonesia istilah rusa dan kijang kerap digunakan bergantian menyebut hewan berkuku genap yang hidup di hutan alami.

Kedua hewan ini termasuk ordo artiodactyla namun rusa berada dalam famili cervidae dengan berbagai spesies tersebar luas dunia.

Ciri khas cervidae adalah tanduk yang rontok dan tumbuh kembali setiap tahun, terutama pada rusa jantan dewasa biasanya.

Sementara itu kijang termasuk famili bovidae sama seperti sapi kambing dan antelop dengan tanduk permanen sepanjang hidupnya sendiri.

Di Indonesia kijang sering merujuk kambing hutan Capricornis sumatraensis atau serow yang memiliki karakteristik berbeda dibanding rusa lainnya.

Perbedaan taksonomi ini, menunjukkan bahwa rusa dan kijang memiliki hubungan kekerabatan cukup jauh dalam evolusi mamalia modern saat. Perbedaan mendasar terletak pada struktur tanduk, di mana rusa bertanduk tulang yang rontok sedangkan kijang bertanduk keratin permanen kuat.

Tanduk rusa terbuat dari tulang padat tumbuh dari tengkorak dan akan rontok setelah musim kawin setiap tahun umumnya. Sedangkan tanduk kijang tidak pernah rontok, terbuat dari keratin dan tumbuh dari pangkal hingga panjang seiring bertambah usia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....