RUPS PTAM Jayapura Bahas Laporan dan Laba
- 12 Mar 2026 19:56 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Perusahaan Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Dalam rangka meningkatkan kinerja dan perbaikan pelayanan air bersih pada masyarakat.
RUPS ini dihadiri Wali Kota Jayapura, Abisai Rolo, Direktur Utama PT. Air Minum Jayapura, Entis Sutisna, Wakil Bupati Jayapura, Haris Ricard Yocku, Wakil Wali Kota Jayapura, Rustam Saru, Komisaris Utama PT Air Minum Jayapura, Hana Hikoyabi dan sejumlah Dewan Komisaris yang ada dalam perusahan tersebut.
Wali Kota Jayapura, Abisai Rolo mengatakan persoalan air bersih bagi masyarakat menjadi salah satu tugas dari pemerintah untuk penyediaannya, karena air termasuk kebutuhan utama yang harus di penuhi bagi setiap warga di Kota Jayapura maupun di Kabupaten Jayapura.
"Kalau saya berbicara air di Kota Jayapura ada 23 titik atau intek air semuanya sudah dilaksanakan pekerjaannya, mulai dari pemasangan di kota sampai Muara Tami," katanya.

Ia menjelaskan, pihaknya bersama PT Air Minum Jayapura menemukan sejumlah permasalahan air seperti berkurangnya debit air akibat adanya penebangan hutan oleh masyarakat di beberapa tempat. Meskipun debit air berkurang, tetapi pelayanan tetap berjalan kepada masyarakat.
“Saya mengajak masyarakat di Kota Jayapura, mari kita sadar kalau sudah di pasangkan air, harus di bayarkan pemakaiannya. Kalua dibayar air ini, maka semua staf dan pimpinan di Perusahaan itu akan menerima gaji,” ucapnya.
Sedangkan, Direktur Utama PT. Air Minum Jayapura, Entis Sutisna mengatakan dalam RUPS tersebut, pihaknya membahas tiga agenda yaitu masalah laporan pertanggung jawaban direksi tahun 2025, pembagian hasil laba dan kompensasi modal terbaru 2026.
“Pemegang saham yaitu Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura telah mendengarkan semua paparan yang kami sampaikan dimana kedua pemerintah ini berharap kami bisa menekan kebocoran air. Kemudian bisa meningkatkan laba kedepan, dan bisa mengurangi hutan rekening air,” kata Entis Sutisna.
Lanjut dia, pemerintah berharap pihaknya memperhatikan masyarakat yang belum mendapatkan layanan air bersih. Kemudian PT Air Minum Jayapura juga diminta menyikapi masyarakat yang tidak mampu membayar rekening air, dan harus secara bijaksana kedepan
Ia menambahkan, bahwa PT Air Minum Jayapura akan menyetorkan laba sebesar 50 persen kepada pemerintah Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura sesuai dengan akta dan pendiri regulasi.
“Kami optimis pembagian laba yang diminta pemerintah ini bisa dipenuhi apabila tidak ada perubahan sepeti tahun sebelumnya,” ujar Entis.