Kajian Ramadhan UM Papua Luncurkan Wakaf

  • 01 Mar 2026 13:28 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Universitas Muhammadiyah Papua menggelar Kajian Ramadhan dan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan peluncuran program wakaf timbunan masjid dan gedung kuliah, Jumat 27 Februari 2026, di ruang A kampus setempat. Kegiatan bertema Tadabbur Al-Qur’an: Mengokohkan Spirit Dakwah di Amal Usaha Sebagai Aplikasi Kader Persyarikatan itu dibuka Rektor UM Papua, Dr. Rustamadji, M.Si, secara daring.

“Pengajian bagi Muhammadiyah merupakan amal usaha pertama dan sangat strategis karena mengisi ruh perjuangan di amal usaha maupun persyarikatan,” ujar Rustamadji dalam siaran pers UM Papua, Minggu 1 Maret 2026.

Ia menegaskan pentingnya kekompakan antara universitas, Badan Pembina Harian, dan persyarikatan sebagai kunci kemajuan perguruan tinggi. Menurutnya, budaya diskusi harus diarahkan pada gagasan besar yang segera diwujudkan.

Pada kesempatan itu, Rektor juga melaunching Program Wakaf Timbunan pembangunan masjid dan gedung kuliah di kawasan Holtekam dengan target Rp1,5 miliar melalui skema 10.000 rit, senilai Rp150 ribu per rit.

“Program wakaf ini ditargetkan Rp1,5 miliar dan akan dirilis untuk seluruh umat,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris BPH UM Papua, Untung Muhdiarto, menilai kajian menjadi bagian penting dalam proses berorganisasi untuk memperkuat ideologi persyarikatan dan ukhuwah.

Materi kajian disampaikan Ustaz Merza Edy yang juga Ketua BAZNAS Provinsi Papua. Ia mengulas tafsir Surah Ali Imran ayat 110–111 tentang konsep khaira ummah.

“Umat Islam disebut khaira ummah karena amar ma’ruf, nahi munkar, dan beriman kepada Allah. Sebagus apa pun kualitas dunia kita, kalau tidak bertauhid, tidak akan menjadi khaira,” ujarnya.

Ia mengajak civitas akademika menjadikan iman, persatuan, dan gerakan amar ma’ruf nahi munkar sebagai spirit memajukan amal usaha Muhammadiyah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....