Kemenag Susun Kisi-Kisi UAN PKPPS 2026

  • 28 Feb 2026 03:50 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Direktorat Pesantren Ditjen Pendidikan Islam menyusun kisi-kisi soal Ujian Akhir Nasional (UAN) Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) 2026 sebagai upaya peningkatan mutu dan standardisasi evaluasi pembelajaran di seluruh Indonesia. Kegiatan berlangsung di Bekasi, 25–27 Februari 2026, melibatkan akademisi pesantren dan perwakilan PKPPS wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Direktur Pesantren, Basnang Said, menegaskan penyusunan kisi-kisi bukan sekadar agenda teknis, melainkan ikhtiar menjaga marwah pendidikan pesantren salafiyah. “PKPPS merupakan afirmasi negara terhadap eksistensi pesantren salafiyah sebagai lembaga pendidikan yang memiliki sistem, tradisi, dan epistemologi keilmuan yang khas. Oleh karena itu, penyusunan kisi-kisi soal UAN harus mampu merepresentasikan karakteristik pembelajaran pesantren, sekaligus memenuhi standar mutu nasional pendidikan,” ujarnya, dalam rilis Kemenag Rabu, 25 Februari 2026.

Ia menambahkan, instrumen evaluasi harus proporsional dengan mengintegrasikan kompetensi akademik, penguatan nilai keislaman, serta literasi kitab kuning yang kontekstual dengan isu ramah lingkungan dan ramah anak. Akademisi pesantren, Sofi Mubarok, mendorong penguatan transformasi pembelajaran kitab kuning agar tetap relevan tanpa kehilangan identitas.

“Pembelajaran Kitab Kuning yang disusun hari ini diharapkan mampu menjadi pedoman nasional yang kredibel, akuntabel, dan kontekstual dengan realitas pembelajaran di Pesantren Salafiyah,” katanya.

Sementara itu, Kasubdit Pendidikan Salafiyah dan Kajian Kitab Kuning, Yusi Damayanti, menjelaskan penyusunan dilakukan secara partisipatif dan berbasis kebutuhan lapangan. “Kisi-kisi soal UAN PKPPS dirancang dengan memperhatikan struktur kurikulum pendidikan kesetaraan pesantren salafiyah, termasuk muatan diniyah, kajian kitab kuning, serta kompetensi dasar pendidikan umum yang terintegrasi dalam sistem PKPPS,” jelasnya.

Melalui penyusunan ini, diharapkan terwujud standar evaluasi nasional PKPPS yang terstruktur dan berkelanjutan guna mendorong kualitas lulusan pesantren salafiyah yang unggul dan berdaya saing.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....