Lagu Daerah Jadi Penopang Emosi Para Perantau
- 23 Feb 2026 09:24 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Para perantau yang jauh dari kampung halaman, menemukan kedamaian melalui lagu daerah yang mengingatkan keluarga dan identitas budaya. Musik tradisional yang diputar di kamar kos atau bersama teman senasib, menjadi cara efektif penopang rindu mendalam.
Artikel Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, mencatat lagu tradisi Minangkabau mewakili pengalaman merantau sekaligus mengobati kerinduan. Lirik dan melodi menjadi media ekspresif, membantu perantau menyalurkan perasaan yang sulit diungkapkan secara verbal langsung.
Temuan tersebut sejalan dengan studi Frontiers in Psychology tentang hubungan musik tradisional dan kesejahteraan psikologis manusia. Musik berciri budaya kuat, menumbuhkan keterhubungan sosial serta memperkuat identitas saat individu berada lingkungan baru.
Riset beberapa perguruan tinggi Indonesia, menunjukkan perantau rutin mendengarkan musik tradisional mengalami penurunan stres dan kecemasan. Peneliti menyebut musik tradisional, sebagai alat regulasi emosi pemberi kenyamanan psikologis saat jauh dari keluarga.
Fenomena ini tampak di kos atau kontrakan saat lagu daerah diputar sore maupun malam hari. Lagu menjadi pengingat rumah, rutinitas masa kecil, serta kisah yang dipahami sesama perantau.
Psikolog budaya menjelaskan musik tradisional memicu rasa aman dan keterikatan mendukung kesejahteraan emosional individu perantauan. Bagi perantau, lagu kampung halaman menjadi penopang batin yang menjaga keseimbangan emosional, di tengah kerasnya kehidupan perantauan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....