Operasi SAR Pantai Base-G Resmi Ditutup

  • 20 Feb 2026 07:46 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Tim SAR Gabungan secara resmi menutup operasi pencarian dan pertolongan terhadap dua warga yang terseret arus di Pantai Base-G, Kota Jayapura, Provinsi Papua, pada Kamis sore. Penutupan operasi dilakukan setelah korban kedua atas nama Virgo Komba berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh warga bersama unsur SAR.

Peristiwa tragis tersebut bermula pada Rabu, 18 Februari 2026, sekitar pukul 11.00 WIT ketika kedua korban tengah berenang bersama rekan-reannya. Saat berada di area Pantai Base-G bagian kiri, Virgo Komba tiba-tiba terseret arus kuat yang datang secara mendadak.

Melihat rekannya dalam bahaya, Charles Kilungga berupaya memberikan pertolongan dengan berenang mendekat untuk menyelamatkan Virgo. Namun nahas, keduanya justru ikut terseret arus dan menghilang dari permukaan sehingga memicu kepanikan di antara pengunjung pantai.

Upaya pencarian awal yang dilakukan masyarakat setempat tidak membuahkan hasil karena kuatnya arus dan kondisi perairan yang cukup berisiko. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura untuk mendapatkan bantuan profesional dari Tim SAR Gabungan.

Tim SAR Gabungan tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 15.30 WIT dan langsung membagi personel menjadi dua Search and Rescue Unit untuk mempercepat proses pencarian. SRU pertama melakukan penyelaman di titik yang dicurigai sebagai lokasi korban tenggelam, sementara SRU kedua menyisir perairan menggunakan perahu karet RIB Basarnas dan Speed Boat Polairud.

Pada pukul 16.25 WIT, korban pertama atas nama Charles Kilungga berhasil ditemukan oleh tim penyelam dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban ditemukan pada koordinat 02°30'29.26"S - 140°44'05.21"E dan selanjutnya dievakuasi menuju RS Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut.

Pencarian terhadap korban kedua dilanjutkan pada Kamis pagi dengan membagi tim menjadi tiga unsur, yakni tim selam gabungan, tim RIB 02, serta tim penyisiran darat. Hingga siang hari, hasil penyelaman teknis masih belum membuahkan hasil meskipun area pencarian telah diperluas secara bertahap.

Pada pukul 14.30 WIT, masyarakat setempat bersama keluarga korban berinisiatif melakukan penyelaman tradisional di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik terakhir korban terlihat.

Sekitar pukul 15.00 WIT, Virgo Komba akhirnya ditemukan oleh warga bernama Wili Awom bersama rekan-rekannya, sebagaimana disampaikan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura, Anton Sucipto.

Tim SAR Gabungan segera melakukan evakuasi jenazah ke darat dan menyerahkannya kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya. Jenazah kemudian dibawa menuju RS Bhayangkara menggunakan ambulans Baznas sebagai bagian dari prosedur penanganan korban.

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR di Pantai Base-G secara resmi dinyatakan ditutup oleh pimpinan koordinasi lapangan. Anton Sucipto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang terlibat, termasuk Basarnas Jayapura, Polairud Polda Papua, Marinir, Baznas, PMI, RAPI, ORARI, Saka Wanabhakti, serta keluarga dan masyarakat setempat yang telah bersinergi dalam proses pencarian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....