Sejarah Sabuk Pengaman yang Mengubah Keselamatan Transportasi Dunia
- 15 Feb 2026 19:09 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Di balik kebiasaan rutin mengenakan sabuk pengaman dalam mobil, tersimpan sejarah panjang inovasi keselamatan transportasi dunia. Kisah perkembangan sabuk pengaman dimulai, jauh sebelum hadirnya mobil modern di jalanan raya.
Merilis moladin.com, safety belt berfungsi menahan pengemudi atau penumpang, saat pengereman mendadak terjadi pada kendaraan bermotor. Sabuk pengaman dirancang menyatu dengan kursi, untuk mencegah tubuh terlempar dari posisi duduk penumpang saat benturan keras.
Pada pertengahan abad ke-19, insinyur Inggris, George Cayley, memperkenalkan konsep sabuk pengaman glider terbang sederhana miliknya. Penerapan pada kendaraan bermotor, baru terjadi hampir satu abad kemudian secara bertahap mengikuti perkembangan industri otomotif global.
Pada awal industri otomotif, keselamatan penumpang bukan prioritas utama produsen kendaraan bermotor yang mengejar kecepatan semata. Mobil awal abad 20 mengutamakan desain dan performa, sehingga kecelakaan fatal meningkat seiring pertumbuhan kendaraan di jalan.
Titik balik terjadi tahun 1959, ketika Nils Bohlinn insinyur Volvo, menciptakan sabuk pengaman tiga titik revolusioner yang nyaman.
Desain berbentuk huruf V di dada, terbukti efektif dan lebih nyaman dibandingkan model sebelumnya bagi keselamatan penumpang.
Awalnya banyak pengemudi menolak sabuk pengaman, karena dianggap tidak nyaman dan membatasi kebebasan bergerak serta kepercayaan diri mengemudi. Kini setiap klik sabuk pengaman, berarti meneruskan warisan visi, bahwa keselamatan hak semua orang di jalan raya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....