Berbagai Tradisi saat Perayaan Imlek

  • 15 Feb 2026 07:59 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Melansir dari ruparupa.com hari raya Imlek merupakan pergantian tahun yang terdapat dalam kalender cina. Imlek juga dianggap sebagai momen bersyukur atas keberhasilan. Selain itu, ada beberapa tradisi saat perayaan Imlek yang masih dilakukan sampai sekarang.

  1. Berbagi angpao.

Salah satu tradisi yang paling dinanti saat Imlek tiba. Moment berbagi angpao ini, khusus diberikan orang yang lebih tua dan sudah menikah kepada anak-anak atau orang yang belum menikah. Arti berbagi angpao ini sebagai simbol pemberian rezeki kepada anak-anak dan orang tua.

  1. Bersih bersih rumah.

Menjelang perayaan Imlek, bersih-bersih rumah wajib dilakukan. Kegiatan bersih-bersih rumah ini dipercaya untuk membuang segala keburukan yang menghalangi masuknya keberuntungan dirumah.

  1. Dekorasi warna merah.

Warna merah menjadi salah satu ciri khas dalam perayaan Imlek. Warna merah ini melambangkan kesejahteraan, keberuntungan dan kekuatan. Tidak hanya itu, mereka juga percaya bahwa warna merah dapat mengusir makhluk buas atau sejenis nian yang dapat menggganggu manusia.

  1. Hidangan khas Imlek.

Saat perayaan Imlek, hidangan khas Imlek wajib ada. Seperti kue keranjang, kue lapis, dan mie panjang umur. Dan beberapa hidangan Imlek lainnya.

  1. Petasan dan kembang api.

Perayaan imlek juga dimeriahkan dengan pesta kembang api dan petasan yang berbentuk gulungan kertas merah. Petasan dan kembang api ini memiliki suara yang gaduh. Mereka percaya dapat menakuti roh jahat dan mengusir nasib buruk dari tahun sebelumnya.

  1. Atraksi barongsai.

Atraksi barongsai adalah salah satu tradisi yang masih terus dilestarikan oleh Masyarakat Tionghoa saat perayaan Imlek. Tradisi barongsai juga sebagai simbol keberuntungan, kebahagiaan, dan pengusir roh jahat.

  1. Sembahyang.

Saat perayaan Imlek, biasanya mereka akan melanjutkannya dengan tradisi sembahyang ke klenteng atau membuat altar di rumah. Prosesi ini bertujuan untuk mendoakan para leluhur yang telah meninggal.

  1. Tradisi menanti hujan.

Tradisi Imlek yang satu ini dianggap sebagai lambing turunnya rezeki. Mereka percaya, semakin derasnya hujan maka akan semakin lancar dan berlimpah rezeki.

Tradisi perayaan Imlek merupakan perayaan budaya dan keluarga bagi masyarakat Tionghoa. Tradisi wajib saat Imlek tiba. Menjadi sebuah moment kebersamaan yang hangat dan penuh harapan baru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....