Pangdam Cenderawasih Resmikan Jembatan Garuda di Kabupaten Keerom

  • 13 Agt 2026 15:36 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen. TNI. Febriel Buyung Sikumbang, meresmikan penggunaan Jembatan Garuda Merah Putih di Kampung Wonorejo, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, Kamis (13/8/2026).

Peresmian penggunaan jembatan dilakukan setelah Jembatan Merah Putih tersebut, diluncurkan secara resmi oleh Presiden RI, Prabowo Subianto secara virtual dari Jakarta, secara simbolis bersama dengan 2.500 titik Jembatan Garuda dan 3.000 titik sarana air bersih di berbagai wilayah di Indonesia.

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen. TNI. Febriel Buyung Sikumbang mengatakan, pembangunan jembatan Merah Putih merupakan bagian dari program TNI Angkatan Darat untuk membantu meningkatkan konektivitas dan akses masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki keterbatasan infrastruktur dan di kawasan perbatasan negara.

Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen. TNI. Febriel Buyung Sikumbang (Foto: Arull)

"Di wilayah tanggung jawab Kodam XVII/Cenderawasih, terdapat 76 jembatan yang sedang kita lakukan pembangunan. Sebanyak 30 titik sudah selesai, termasuk salah satunya yang berada di Kampung Wonorejo," ujar Mayjen. TNI. Febriel Buyung Sikumbang.

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih tidak hanya dilakukan di Papua, tetapi juga mencakup Papua Pegunungan dan Papua Tengah.

Selain 76 titik yang sedang dikerjakan, Kodam XVII/Cenderawasih juga telah melakukan asesmen terhadap 95 titik jembatan tambahan yang akan dibangun selanjutnya.

Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut telah memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Jembatan Merah Putih di Kampung Wonorejo, Kabupaten Keerom (Foto:Arull)

Sebanyak 32.824 kepala keluarga atau sekitar 133.081 jiwa menjadi penerima manfaat dari jembatan yang telah diselesaikan.

Infrastruktur tersebut juga meningkatkan konektivitas sekitar 140 desa atau kampung serta mendukung akses masyarakat menuju berbagai fasilitas dasar.

"Setidaknya ada 252 unit sekolah, 121 unit fasilitas kesehatan, dan 412 fasilitas ekonomi yang memanfaatkan jembatan yang sudah kita bangun," ungkap Pangdam.

Lanjut Mayjen. TNI. Febriel Buyung Sikumbang, Selain pembangunan jembatan, Kodam XVII/Cenderawasih juga melaksanakan sejumlah program pembangunan infrastruktur dasar. Di antaranya pembangunan 186 titik sumur bor, rehabilitasi 127 rumah tidak layak huni, pembangunan 62 pembangkit listrik tenaga air serta 11 program revitalisasi sekolah.

Mayjen. TNI. Febriel Buyung Sikumbang berharap, berbagai pembangunan tersebut dapat terus dilanjutkan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Pangdam XVII/Cenderawasih bersama anak-anak, usai peresmian pengguna Jembatan Merah Putih di Kampung Wonorejo, Kabupaten Keerom (Foto: Arull)

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat seluruh fasilitas yang telah dibangun.

"Dengan dibangunnya jembatan, sumber air, rumah tidak layak huni, serta penerangan, tentunya bisa mendorong masyarakat meningkatkan aktivitas ekonomi dan membantu anak-anak untuk belajar," tegas Pangdam.

Sementara itu, Bupati Keerom, Pieter Gusbager, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat, Pangdam XVII/Cenderawasih, serta seluruh jajaran TNI yang telah berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Keerom.

Menurutnya, kehadiran Jembatan Merah Putih menjadi harapan baru bagi masyarakat karena memperkuat konektivitas antar wilayah.

"Ini adalah wujud nyata kerja dari Tentara Nasional Indonesia yang adalah tentara rakyat. Tidak hanya melaksanakan fungsi pertahanan, tetapi juga melaksanakan tugas-tugas sosial," ungkap Pieter Gusbager.

Menurut Gusbager, terdapat empat jembatan di wilayah Kampung Wonorejo, Distrik Mannem dan sekitarnya yang akan dibangun untuk mendukung konektivitas masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Keerom, lanjutnya, juga terus berupaya melengkapi pembangunan infrastruktur jalan yang terhubung dengan jembatan tersebut.

Bupati Keerom, Pieter Gusbager (Foto: Arull)

"Tahun ini kita sudah membangun 1 kilometer 400 meter jalan menuju dari Wonorejo menuju Wembi. Kita sudah aspal 10 persen. Ini adalah bentuk kemitraan yang baik," ujarnya.

Bupati Keerom menilai keberadaan Jembatan Merah Putih bisa memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat, khususnya warga Kampung Wonorejo, Wembi, dan Wambes.

Menurutnya, tiga kampung tersebut memiliki jumlah penduduk sekitar 2.000 jiwa yang akan merasakan langsung manfaat dari keberadaan jembatan.

"Saya yakin ini dampaknya signifikan, karena ini menghubungkan Kampung Wembi dan Kampung Wambes. Dua kampung ini sekitar penduduknya hampir 2.000. Wembi, Wambes, dan Wonorejo sekitar 2.000 lebih manfaat yang akan dirasakan oleh masyarakat oleh jembatan ini," tutur Pieter Gusbager

Ditambahkan, pembangunan infrastruktur oleh TNI di Kabupaten Keerom bukan merupakan hal baru. Ia menyebut sejumlah infrastruktur strategis di wilayah tersebut juga memiliki sejarah pembangunan yang melibatkan TNI.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, TNI dan Polri terus diperkuat untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan konektivitas antar kampung dan Distrik yang tidak hanya membantu masyarakat setempat, tetapi juga membantu mendorong geliat ekonomi masyarakat, serta mampu menekan harga di Kabupaten Keerom.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....