Fakhiri Akui Anggaran Dipotong tapi Tetap Janji Buka Isolasi Mamberamo

  • 18 Mei 2026 05:29 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Mamberamo Raya - Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengakui kondisi keuangan daerah sedang berat akibat efisiensi anggaran nasional. Namun ia berkomitmen membuka keterisolasian Kabupaten Mamberamo Raya melalui pembangunan infrastruktur jalan dan transportasi laut.

“Kalau tadi Pak Bupati bilang tidak ada uang, itu betul. Semua terkena efisiensi, penghematan. Semua dipotong sana-sini,” kata Fakhiri di hadapan warga saat mengunjungi Kampung Trimuris, Burmeso, dan Teba, Minggu, 17 Mei 2026.

Fakhiri menyebut dampak konflik di Timur Tengah ikut berimbas pada kebijakan efisiensi anggaran hingga ke daerah. Meski demikian, Pemerintah Provinsi Papua tetap mendorong pembangunan di wilayah terisolasi.

Sejumlah rencana pembukaan akses jalan disampaikan Fakhiri, antara lain rute Bonggo menuju Dabra, Burmeso menuju Dabra, Kasona menuju Trimuris, serta Pantai Barat hingga Teba. Kesemuanya ditujukan untuk memperlancar mobilitas warga pedalaman Mamberamo Raya.

“Kalau pemimpinnya bisa rukun-rukun seperti saya dan Pak Bupati, ini ke depan pasti bisa terwujud,” ujarnya.

Selain jalan, Pemprov Papua juga menyiapkan penguatan transportasi laut dengan menjadikan wilayah Mamberamo sebagai pelabuhan transit antardaerah. Warga ditargetkan bisa bepergian ke Jayapura hingga tiga kali seminggu dengan subsidi pemerintah.

“Kami berharap dalam waktu satu minggu itu masyarakat bisa tiga kali pulang pergi ke Jayapura dengan biaya yang murah dan intervensi dari pemerintah provinsi,” kata Fakhiri.

Mamberamo Raya adalah salah satu kabupaten paling terisolasi di Papua. Ketiadaan jalan darat yang memadai membuat masyarakat sangat bergantung pada transportasi udara dan sungai yang mahal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....