Festival Sagu Libatkan 50 UMKM, Dorong Ekonomi hingga PAD Papua

  • 16 Apr 2026 06:45 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Festival Sagu Papua melibatkan puluhan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis komoditas lokal. Kegiatan ini juga diarahkan untuk mendorong kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

Kakanwil Kemenkum Papua Anthonius Ayorbaba mengatakan jumlah UMKM yang terlibat meningkat dari rencana awal. “Awalnya sekitar 30 UMKM, tapi kita tambah sampai sekitar 50 sesuai kapasitas lokasi. Penambahan ini karena antusiasme pelaku usaha cukup tinggi,” ujarnya, Kamis, 16 April 2026.

Ia menjelaskan keterlibatan UMKM menjadi bagian dari rantai pengembangan sagu dari hulu ke hilir. Produk olahan sagu diharapkan semakin berkembang dan dikenal luas.

“Masyarakat peramu dan pengrajin sagu akan mendapat manfaat ekonomi. Pelaku UMKM juga bisa mengembangkan berbagai produk turunan,” kata dia.

Menurutnya, pengembangan sagu berpotensi diperluas hingga ke pasar yang lebih besar, termasuk ekspor. Hal ini akan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi daerah.

“Kalau sagu bisa masuk pasar ekspor, tentu akan berkontribusi pada PAD Papua. Ini potensi ekonomi yang harus didorong bersama,” ucap Ayorbaba.

Ia menambahkan festival menjadi langkah awal untuk memperkenalkan dan memperkuat ekosistem ekonomi sagu. Keterlibatan berbagai pihak diharapkan mempercepat pengembangan komoditas ini.

“Festival ini jadi ruang promosi sekaligus penguatan ekonomi lokal. Kita ingin sagu benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” kata ia.

Diketahui, Pemerintah Provinsi Papua bekerjasama dengan Kanwil Kemenkum Papua akan menggelar Festival Sagu pada 24 hingga 26 April 2026. Festival ini menjadi yang pertama kali dilakukan dengan tema sagu sebagai kehidupan masyarakat Papua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....