Penyaluran BBM di Wilayah 3T Papua–Maluku Berjalan Normal

  • 10 Mar 2026 12:33 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Papua dan Maluku hingga saat ini masih berjalan normal. Distribusi dilakukan melalui berbagai jalur transportasi, baik darat, laut, maupun udara.

Ketua Hiswana Migas Papua–Maluku, Ledryk J. Lekenila mengatakan, seluruh jalur distribusi masih beroperasi sebagaimana mestinya. Namun, untuk pengiriman melalui jalur laut tetap bergantung pada kondisi cuaca.

Menurutnya, distribusi menggunakan pesawat maupun jalur darat tidak mengalami kendala berarti. Sementara pengiriman melalui laut harus memperhatikan kondisi cuaca terlebih dahulu sebelum berlayar.

“Untuk wilayah 3T sampai saat ini semuanya berjalan normal. Baik jalur darat, laut maupun udara masih berjalan dengan baik. Namun khusus jalur laut, tetap harus melihat kondisi cuaca karena saat ini ombak di beberapa wilayah cukup besar,” ujarnya.

Ia menambahkan, beberapa wilayah di bagian selatan Papua masih terus dipantau terkait kondisi cuaca yang dapat mempengaruhi distribusi. Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan keterlambatan pengiriman BBM ke SPBU di wilayah tersebut.

Selain itu, Ledryk menjelaskan bahwa penyaluran BBM saat ini juga dilakukan secara lebih terkontrol agar tepat sasaran. Penyaluran BBM bersubsidi mengacu pada ketentuan yang berlaku, sehingga hanya masyarakat yang berhak yang dapat mengaksesnya.

Ledryk menilai, upaya pembenahan yang terus dilakukan pemerintah bersama berbagai pihak mulai menunjukkan hasil yang lebih baik dalam pengaturan distribusi BBM.

“Sekarang penyaluran lebih mengacu pada aturan yang ada sehingga lebih tepat sasaran. Pemerintah kota maupun pemerintah provinsi juga sudah beberapa kali membentuk satgas untuk melakukan pengawasan, sehingga penyaluran BBM menjadi lebih baik,” katanya.

Dengan pengawasan tersebut, diharapkan distribusi BBM di wilayah Papua dan Maluku, khususnya daerah 3T, dapat terus berjalan lancar dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Rekomendasi Berita