Melanin, Pigmen Penentu Warna dan Pelindung Tubuh
- 29 Des 2025 07:40 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Melanin adalah pigmen alami yang memberikan warna hitam yang umum ditemukan di kulit dan rambut. Melanin dihasilkan oleh sel penghasil pigmen yang khusus yang disebut melanosit. Dilansir dari halodokter, terdapat 3 jenis melanin.
Eumelanin menghasilkan warna coklat gelap dan hitam. Orang yang memiliki jumlah eumelanin sedikit memiliki warna kulit yang lebih terang dan juga rambut pirang atau lebih keemasan. Jenis Pheomelanin memiliki warna merah pada bibir dan puting.
Jika jumlah eumelanin dan pheomelanin sama, dapat menciptakan warna merah pada rambut. Neuromelamin sendiri berbeda dari dua jenis melanin sebelumnya.
Menurut scienceofparkinsons, neuromelanin adalah pigmen gelap yang diproduksi oleh neuron dopamin di dalam otak. Neuromelanin juga berkaitan dengan penyakit Parkinson. Penumpukan neuromelanin dapat menyebabkan neuro dopamin sekarat hingga mati yang memicu aktifnya sel imun di otak yang kemudian memicu peradangan.
Dilansir dari clevelandclinic.org, selain menentukan warna tubuh kita, melanin mampu menyerap sinar berbahaya sehingga dapat melindungi kita dari sinar UV. melanin juga dapat meningkatkan antioksidan, menghilangkan radikal bebas, dan membersihkan spesies oksigen reaktif yang dapat menyebabkan stres, penuaan dini, dan masalah kesehatan apabila menumpuk di sel.
Dilansir dari halodoc, ada beberapa faktor yang mempengaruhi jumlah produksi melanin. Seseorang dengan garis keturunan Afrika cenderung memilik lebih banyak eulamin dari pada keturunan Eropa Utara yang merupakan faktor genetik. Seiring bertambahnya usia, produksi melanin akan berkurang.
Hormon seperti hormon estrogen dan MSH (Melanocyte-Stimulating Hormone) juga dapat memengaruhi produksi melanin. Paparan sinar matahari juga menjadi salah satu faktor produksi melanin bertambah, karena sinar matahari dapat memicu melanosit memproduksi lebih banyak melanin.
Dilansir dari halodoc, kekurangan melanin dapat menyebabkan beberapa gangguan kondisi kesehatan dan kulit seperti Albinisme, yaitu penderita akan memiliki kulit pucat, rambut putih, dan mata biru. Hal ini membuat mereka rentan terhadap sinar matahari.Melasma, yaitu memiliki bercak hitam di bagian tubuh mereka.
Vitilgo, penderita memiliki bercak-bercak putih sebagai akibat dari melanosit yang dibasmi oleh kekebalan tubuh. Gejalanya lebih terlihat pada orang berkulit gelap.
Hiperpigmentasi pasca inflamasi merupakan kelainan pigmen kulit akibat produksi melanin berlebihan pasca inflamasi atau peradangan seperti luka bakar. Ditandai dengan berubahnya warna kulit menjadi lebih cerah maupun gelap setelah inflamasi. ( Azam LPU)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....