Sujud Sahwi, Syarat dan Penyebabnya

  • 18 Feb 2024 13:08 WIB
  •  Jambi

KBRN, Jambi : Sujud sahwi adalah sujud dua kali yang dilakukan karena seseorang meninggalkan sunnah ab'adh, kekurangan atau kelebihan jumlah rakaat, ataupun karena ragu-ragu jumlah rakaat dalam shalat yang dikerjakan. Waktu pelaksanaan sujud sahwi adalah setelah tahiyyat akhir sebelum salam dengan dua kali sujud. Namun dalam kondisi tertentu sujud sahwi dilakukan setelah salam. Adapun bacaan sujud sahwi yaitu:

Artinya: "Mahasuci Allah yang tidak pernah tidur dan tidak pernah lupa".

Saat mengisi Dialog Mutiara Pagi di RRI, minggu (18/2/2024) Ustadz Drs. Abber Hasibuan, M. Sy (Penyuluh Agama Islam Kota Jambi) menjelaskan, hukum sujud sahwi adalah sunnah sehingga shalat yang kamu lakukan tidak batal manakala meninggalkannya. Namun bila imam melakukan sujud sahwi, maka kita wajib mengikuti imam melakukan sujud sahwi.

Sebab-sebab sujud sahwi

1. Meninggalkan Sunnah ab'adh yaitu amalan Sunnah tertinggal, maka disunnahkan sujud sahwi.

2. Ragu-ragu dalam hal meninggalkan sunnah ab'adh.

3. Mengerjakan sesuatu yang dapat membatalkan jika dikerjakan dengan sengaja dan tidak membatalkan jika lupa, seperti menambah rukun shalat. Jika sesorang menambah amalan shalat karena lupa, misalnya ia ruku' dua kali, atau berdiri di waktu ia harus duduk, atau shalat lima rakaat pada shalat Zuhur misalnya, maka disunnahkan sujud sahwi.

4. Memindahkan rukun qauli (ucapan) kepada yang bukan tempatnya, misalnya membaca Q.S. Al-Fatihah ketika rukuk.

5. Ragu jumlah Contohnya ketika ragu apakah baru tiga rakaat atau sudah empat rakaat, maka yang ditetapkan adalah tiga rakaat, lalu menambah satu rakaat lagi, dan sujud sahwi sebelum salam.

Abber juga menjelaskan banyak hikmah yang dapat kita ambil dari pelaksanaan sujud sahwi, di antaranya adalah:

• Menjauhkan diri dari sikap sombong dan takabur.

• Menumbuhkan sikap rendah diri di hadapan Allah Swt.

• Menumbuhkan kesadaran akan kelemahan kita sebagai hamba, sekaligus kesadaran akan keagungan Allah Yang Maha Kuasa.

• Menyadarkan bahwa manusia adalah yang sering salah dan lupa, sehingga harus banyak mohon ampun kepada Allah Swt.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....