BMKG; Kualitas Udara di Kota Jambi Masih Tidak Sehat

  • 05 Okt 2026 04:27 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sultan Taha Jambi mengingatkan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan menyusul memburuknya kualitas udara di Kota Jambi. Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia (lansia), serta warga yang memiliki gangguan pernapasan, agar menghindari paparan asap secara langsung.

Prakirawan BMKG Sultan Taha Jambi, Hari Taufiq, mengatakan berdasarkan hasil pemantauan kualitas udara pada Sabtu, 3 Oktober 2026, nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) parameter PM2,5 berada pada kisaran 133 hingga 198. Kondisi tersebut masuk dalam kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat dan berpotensi memberikan dampak terhadap kesehatan masyarakat, khususnya kelompok rentan.

“Untuk kualitas udara di Kota Jambi berdasarkan pemantauan PM2,5 milik BMKG, terpantau berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat. Nilai ISPU berada di angka 133 hingga 198,” kata Hari Taufiq, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, jarak pandang di Kota Jambi saat ini berada pada kisaran 1.000 hingga lebih dari 4.000 meter. Kondisi tersebut dinilai lebih baik dibandingkan hari sebelumnya. Perbaikan jarak pandang turut dipengaruhi faktor angin yang bertiup dari arah tenggara. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau waspada, mengurangi paparan langsung terhadap asap, serta menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar ruangan.

Hari Taufiq juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau perkembangan kualitas udara dan mengikuti informasi resmi dari BMKG. Masyarakat, terutama kelompok rentan, diharapkan membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk serta segera mengambil langkah perlindungan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan partikulat PM2,5.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....