Kabut Asap, Penerbangan Rute Bandara Sultan Thaha Jambi Tertunda

  • 02 Okt 2026 17:33 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Kabut asap yang menyelimuti wilayah Jambi kembali berdampak terhadap operasional penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi, Jumat 2 September 2026.

General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, mengatakan hingga pukul 15.00 WIB sejumlah penerbangan mengalami penundaan, pengalihan, hingga kembali ke bandara asal akibat terbatasnya jarak pandang.

Ardon menjelaskan, pada pagi hari terdapat dua penerbangan keberangkatan yang merupakan pesawat yang bermalam atau Remain Over Night (RON). Batik Air ID 6807 tujuan Jakarta berangkat pukul 06.00 WIB saat jarak pandang sekitar 1.000 meter, sementara Super Air Jet IU 377 tujuan Yogyakarta-Kulonprogo berangkat pukul 09.40 WIB dengan jarak pandang 1.500 meter.

"Untuk kondisi jarak pandang di Bandara Sultan Thaha hari ini memang mengalami perubahan akibat kabut asap. Pada pukul 06.00 WIB jarak pandang 1.000 meter, kemudian pukul 07.00 WIB 1.800 meter, pukul 08.00 WIB 1.300 meter, dan pukul 09.00 WIB 1.500 meter," tutur Ardon.

Selanjutnya, jarak pandang pada pukul 10.00 WIB tercatat 1.100 meter, pukul 11.00 WIB 1.800 meter, pukul 12.00 WIB 1.900 meter, pukul 13.00 WIB 1.600 meter, serta pukul 14.00 dan 15.00 WIB masing-masing 1.500 meter.

Sejumlah penerbangan kedatangan terdampak kondisi tersebut. Citilink QG 960 dari Jakarta yang dijadwalkan tiba pukul 13.20 WIB dialihkan (diverted) ke Palembang. Sementara Garuda Indonesia GA 126 dan GA 128 dari Jakarta, masing-masing dengan estimasi tiba pukul 14.05 dan 14.10 WIB, harus kembali ke bandara asal atau Return To Base (RTB) di Jakarta.

Selain itu, Batik Air ID 6804 dari Jakarta dengan estimasi tiba pukul 15.10 WIB dan Super Air Jet IU 840 dari Jakarta dengan estimasi tiba pukul 15.10 WIB masih berada dalam kondisi holding di atas wilayah Jambi.

Untuk penerbangan keberangkatan, sejumlah penerbangan juga mengalami penundaan, di antaranya Batik Air ID 6805 tujuan Jakarta, Citilink QG 961 tujuan Jakarta, serta penerbangan Garuda Indonesia tujuan Jakarta.

Ardon mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan maskapai dan seluruh instansi terkait untuk menangani penumpang yang terdampak penundaan penerbangan.

"Tim operasional terus melakukan koordinasi dengan pihak maskapai dan instansi terkait, termasuk memberikan pembaruan informasi kepada penumpang terkait perkembangan jadwal keberangkatan maupun kedatangan penerbangan," katanya.

Manajemen Bandara Sultan Thaha mengimbau pengguna jasa untuk terus memantau perubahan jadwal penerbangan melalui kanal resmi masing-masing maskapai. Sementara untuk informasi kebandarudaraan, pengguna jasa dapat menghubungi Contact Center Injourney Airports melalui nomor 172.

Manajemen Bandara Sultan Thaha juga berharap kondisi kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan kabut asap di Provinsi Jambi dapat segera teratasi, sehingga operasional penerbangan dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....