Kesbangpol Jambi: Pancasila Terbukti Menjadi Perekat Persatuan Bangsa
- 01 Okt 2026 03:44 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jambi menilai Pancasila masih menjadi ideologi yang penting untuk dipertahankan karena terbukti mampu menjadi pemersatu bangsa Indonesia di tengah keberagaman.
Kepala Bidang Pengembangan Nilai-Nilai Kebangsaan Kesbangpol Provinsi Jambi, Amidy, mengatakan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati pada 1 Oktober harus dimaknai sebagai momentum untuk kembali mengingat pentingnya menjaga Pancasila sebagai ideologi bangsa.
“Pancasila ini adalah ideologi yang memang perlu kita pertahankan karena sudah terbukti bahwa Pancasila ini bisa mempersatukan bangsa Indonesia,” kata Amidy, Rabu 30 September 2026.
Menurutnya, keberadaan Pancasila sebagai dasar dan ideologi bangsa memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ia kemudian mengisahkan percakapan yang kerap dikaitkan dengan Presiden Soekarno dan Presiden Yugoslavia Josip Broz Tito. Dalam kisah tersebut, Soekarno disebut memilih Pancasila sebagai warisan untuk bangsa Indonesia, sementara Tito disebut mewariskan kekuatan militer.
Amidy mengatakan, terlepas dari kisah tersebut, kondisi Indonesia dan Yugoslavia dapat menjadi bahan refleksi mengenai pentingnya fondasi persatuan sebuah negara.
“Sekarang negara Yugoslavia yang dulunya diwariskan oleh pendiri bangsanya itu tentara dan alat perang yang kuat sudah pecah menjadi enam negara. Sedangkan Indonesia yang kedengarannya sederhana itu Pancasila, sampai sekarang Negara Kesatuan Republik Indonesia masih tetap berdiri,” tuturnya.
Karena itu, Amidy menilai menjaga Pancasila bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga harus dimulai dari lingkungan paling kecil, yakni keluarga. “Menjaganya dimulai dari mana? Tentu dari keluarga, dari rumah tangga kita sendiri,” katanya.
Ia menekankan pentingnya orang tua memberikan contoh penerapan nilai-nilai Pancasila kepada anak dalam kehidupan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....