Sekda Tanjabbar Tekankan Sinergi Lintas Sektor Dukung Layanan PAUDHI
- 30 Sep 2026 16:32 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hermansyah, mendesak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bergerak bersama dan tidak berjalan sendiri-sendiri dalam menyukseskan program Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUDHI). Sinergi antarinstansi dinilai menjadi kunci utama agar pelayanan bagi anak usia dini di daerah dapat diberikan secara komprehensif.
Penegasan tersebut disampaikan Sekda Hermansyah saat memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektor PAUDHI yang berlangsung di Gedung Pola Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Selasa, 29 September 2026. Pertemuan ini digelar sebagai langkah konkret menindaklanjuti Peraturan Bupati Tanjung Jabung Barat Nomor 29 Tahun 2024.
Dalam arahannya, Hermansyah menyebutkan bahwa penanganan anak usia dini tidak bisa hanya dibebankan pada satu dinas saja, melainkan membutuhkan dukungan dan pembagian peran yang jelas dari berbagai sektor sesuai kewenangannya.
“Kita ingin mendengar apa yang diharapkan dari masing-masing OPD, sehingga kawan-kawan di OPD mengetahui apa kewenangannya dan apa yang harus didukung untuk kegiatan PAUDHI,” tutur Hermansyah.
Ia juga meminta agar dukungan terhadap PAUDHI dikawal sejak proses perencanaan dan penganggaran di setiap instansi. Dengan demikian, program yang disusun tidak berhenti pada tataran diskusi rapat, melainkan terealisasi secara nyata di lapangan.
Selain itu, Sekda mendorong adanya pengintegrasian program pemerintah daerah, seperti menyinergikan layanan PAUDHI dengan kegiatan Posyandu di tingkat masyarakat.
“Jangan kita membuat kegiatan sendiri-sendiri. Kalau memang bisa diintegrasikan, kita gabungkan, sehingga pelaksanaannya lebih baik,” katanya.
Hasil Rakor Harus Berdampak Nyata
Guna memastikan efektivitasnya, Hermansyah mewajibkan hasil rapat koordinasi tersebut dituangkan dalam berita acara resmi sebagai acuan kerja bagi seluruh OPD terkait. Evaluasi berkala juga akan rutin digelar setiap tiga hingga enam bulan sekali untuk mengukur ketercapaian indikator.
“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan rapat hari ini, ini dapat merumuskan program kegiatan yang dapat mendukung Pengembangan Anak Usia Dini Holistik dan Integratif,” katanya.
Rakor tersebut dihadiri oleh jajaran kepala OPD, Pokja Bunda PAUD, Dinas Pendidikan, Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Agama, pengawas PAUD, serta organisasi mitra seperti HIMPAUDI dan IGRA Tanjung Jabung Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....