BMKG Prediksi Awal Musim Hujan 2026/2027 di Jambi Mundur dari Normal

  • 30 Sep 2026 09:53 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim hujan 2026/2027 di wilayah Provinsi Jambi akan terjadi lebih lambat dibandingkan kondisi normal.

Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II, Ana Oktavia Setiowati, dalam press release Prediksi Awal Musim Hujan 2026/2027 Provinsi Jambi yang digelar secara virtual oleh BMKG Stasiun Klimatologi Kelas II Jambi, Selasa 29 September 2026.

Ana menjelaskan, prediksi tersebut merupakan tindak lanjut dari press release musim hujan 2026/2027 tingkat nasional yang disampaikan Kepala BMKG pada 22 September lalu.

“Seperti telah disampaikan secara umum bahwa untuk seluruh wilayah Indonesia, awal musim hujan akan terjadi mundur daripada normalnya,” tutur Ana.

Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung seragam di seluruh wilayah. Perbedaan karakteristik musim hujan tetap akan terjadi antarkabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

Selain awal musim hujan yang diprediksi mundur, durasi musim hujan di Jambi juga diperkirakan lebih singkat dibandingkan normal. Sementara itu, intensitas hujan secara umum diprediksi berada pada kategori normal.

Menurut Ana, kondisi tersebut dipengaruhi fenomena global El Nino yang diprediksi berada pada kategori sangat kuat hingga awal 2027.

Ia menegaskan, informasi prediksi musim hujan tersebut penting menjadi perhatian berbagai sektor, mulai dari pertanian, perkebunan, pengelolaan sumber daya air, kebencanaan, infrastruktur, transportasi hingga aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Prediksi musim yang disampaikan oleh BMKG ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam perencanaan dan juga kesiapsiagaan,” katanya.

Ia juga mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk menerjemahkan informasi iklim menjadi langkah antisipasi sesuai kebutuhan dan kewenangan masing-masing.

Menurutnya, kolaborasi antara BMKG, pemerintah daerah, instansi terkait, media, akademisi, pelaku usaha dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi musim hujan 2026/2027.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....